Nasional

PKS Dukung Obama ke Indonesia

PKS juga mendukung saling kesepahaman antara Indonesia dan AS.

Minggu, 14 Maret 2010, 19:59 WIB
Amril Amarullah
Obama Berbincang melalui Telepon Genggam (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaq mengatakan, mendukung kehadiran Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia.

"Kehadirannya sebagai tamu negara, kami welcome. Selain itu, kami pun mendukung saling kesepahaman antara Indonesia dan AS, untuk menuju Indonesia yang lebih baik," katanya di Kantor DPW PKS Lampung, di Bandarlampung, Minggu 14 Maret 2010, seperti yang dilansir tvone.co.id.

Sementara terkait dengan pengamanan yang ekstra ketat, Luthfi mengharapkan jangan sampai melanggar hak-hak sipil. "Kita berharap semua berjalan lancar dan tidak mengganggu hak sipil. Mudah-mudahan ini sudah diantisipasi oleh pihak keamanan," kata dia, usai meresmikan ruang media DPW PKS Lampung.

Terkait dengan ancaman terorisme terhadap kehadiran Presiden AS itu, Luthfi mengaku semua diserahkan ke aparat keamanan. Selain itu, dia berharap pihak keamanan untuk menangkap tersangka terorisme hidup sehingga bisa diurai jaringan mereka dan dapat diselesaikan secara hukum kasusnya.

"Masing-masing tersangka `kan memiliki peran berbeda dan hukumannya pun beda, karena itu jika dimungkinkan untuk menangkap para tersangka dalam kondisi hidup," ujarnya.

Presiden PKS menjelaskan, aksi yang dilakukan teroris, umumnya terkait perubahan di negeri ini dan cara mereka melakukannya seperti itu.

"Karena itu, perlunya pendekatan persuasif. Represif bagi mereka yang melanggar hukum," kata dia. PKS cenderung menginginkan tersangka terorisme untuk dibawa ke ranah hukum, daripada dieksekusi di lapangan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
abu asyam
04/11/2010
PKS kau benar-benar sudah berubah...!!! Cahaya dakwah yang terpancar sudah mulai padam... bahkan tak bersinar lagi...
Balas   • Laporkan
Hamami -
14/03/2010
Ibarat oplosan warna, putih dicampur hitam ternyata benar abu2 jadinya, itupun dengan perbandingan 7:30
Balas   • Laporkan
Yusran
14/03/2010
Masya Allah... apakah fakta nyata obama pemimpin negeri penjajah Amerika yg penuh dengan darah pembantaian jutaan kaum muslimin belum cukup. Pantaskah ia disambut sebagai tamu, padahal sangat nyata adalah musuh Allah dan Rasulnya ?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ