Nasional

Narapidana Teroris Akan Dibekali Ajaran Agama

Kementerian Agama akan merumuskan konsep pendidikan agama di penjara untuk teroris.

Minggu, 14 Maret 2010, 15:29 WIB
Arinto Tri Wibowo
Sejumlah Calon Menteri Datangi Cikeas : Suryadharma Ali (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews -Terorisme yang berkembang di Indonesia bukan merupakan wajah agama Islam. Kementerian Agama akan merumuskan konsep pendidikan agama di penjara untuk narapidana terorisme.

"Itu merupakan program baru, jadi kami sedang merumuskannya. Pendidikan untuk anak-anak, perempuan, dan laki-laki termasuk terorisme," kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Ponpes Darussalam, Watucogol, Magelang, Minggu 14 Maret 2010.

Guna mengantisipasi para narapidana teroris tidak kembali dalam ajarannya, menurut menag, idealnya memang harus kembali pada ajaran yang benar.

"Termasuk ajaran-ajaran sempalan dalam Islam. Selayaknya mereka harus kembali," ujar dia.

Dengan demikian, Suryadharma Ali mengharapkan agar forum dialog diperluas. Tidak hanya memahami Islam dari satu sumber.

Namun, mereka harus memahami dari sumber-sumber lain. "Dengan harapan supaya mereka keluar dari penjara bisa diterima masyarakat dengan baik," ujarnya.

Dia menjelaskan, terorisme yang ada di dalam negeri`tidak mencerminkan Islam di Indonesia. Terorisme di Indoneisa jumlahnya tidak mencapai setengah persen.

"Karena menarik perhatian seolah-olah menjadi besar di Indonesia," tuturnya.

Laporan: Fajar Sodiq l Solo



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ