Nasional

Giliran Hizbut Tahrir Solo Tolak Obama

Aksi penolakan yang diikuti sekitar 400 orang dimulai dari lapangan Kota Barat, Solo.

Minggu, 14 Maret 2010, 14:16 WIB
Arinto Tri Wibowo
Presiden Obama saat bicara di KTT Perubahan Iklim, Kopenhagen, Denmark (AP Photo/Anja Niedringhaus)

VIVAnews - Ratusan orang anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Solo Raya menggelar aksi damai penolakan rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Kunjungan Obama hanya bertujuan untuk menjajah politik dan ekonomi Indonesia.

Aksi penolakan yang diikuti sekitar 400 orang tersebut dimulai dari lapangan Kota Barat hingga Bundaran Gladag, Solo. Mereka berjalan kaki menyusuri jalan utama Slamet Riyadi, Solo.

Sepanjang perjalanan, beberapa pengurus HTI Solo Raya melakukan orasi yang berisi tuntutan penolakan kedatangan Obama ke Indonesia.

Humas HTI Solo Raya Usman Zahid mengatakan, aksi tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada umat mengenai kedatangan Obama.

"Dalam aksi ini kami harus menolak kedatangan Obama. Karena di balik kedatangan Obama banyak mudharatnya," kata dia di Solo ketika dikonfirmasi VIVAnews, Minggu 14 Maret 2010.

Kedatangan Obama, dia melanjutkan, menyimpan agenda tertentu, seperti keinginan Amerika Serikat untuk menancapkan pengaruh politik dan ekonomi di Indonesia. "Amerika ingin menjajah ekonomi Indonesia," ujarnya.

Setelah berjalan sekitar tiga kilometer dan sampai di Bundaran Gladag Solo, demo penolakan Obama tersebut dilanjutkan dengan menggelar aksi teatrikal.

Dalam aksi tersebut, peserta aksi ada yang mengenakan topeng Obama lengkap dengan serdadu Amerika dan juga topeng Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Laporan: Fajar Sodiq l Solo



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dik dik
17/03/2010
sebaiknya jangan berprasangka dulu, biarkan dia datang dan minta dialog khusus. Islam itu mengajarkan rahmatan lil alamin. HTI itu selalu banyak protes, tapi belum membuktikan karya perdamaian... Buktikan dong bahwa HTI itu disegani dan dicontoh uma
Balas   • Laporkan
dik dik
17/03/2010
sebaiknya jangan berprasangka dulu, biarkan dia datang dan minta dialog khusus. Islam itu mengajarkan rahmatan lil alamin. HTI itu selalu banyak protes, tapi belum membuktikan karya perdamaian... Buktikan dong bahwa HTI itu disegani dan dicontoh uma
Balas   • Laporkan
iqbal
14/03/2010
indonesia anti penjajah.... seharusnya juga anti obama sbagai presiden negara penjajah. sby tetap menerima, berarti melanggar idealisme indonesia
Balas   • Laporkan
satria
14/03/2010
indonesia seharusnya sudah cukup belajar dan merasa akibat penjajahan gaya baru AS & Barat.. saatnya kita sadar dan bangkit.. tolak kedatangan Obama!
Balas   • Laporkan
poerwanto
14/03/2010
kalau kita memang muslim.....tidakl perlulah melakukan penolakan dgn dasar opini semata, yg di kumandangkan oleh HTI tsb hanya ilusi yg dibuat oleh oknum2 tertentu melalui HTI , yg memang tdk sejalan dgn pemerintahan sby.....dan tidak senang dgn perdamaia
Balas   • Laporkan
alisis
14/03/2010
memang seharusnya masyarakat negeri ini menolak kedatangan obama, karena dialah kepala negara negara penjajah yang bermandikan darah umat manusia di iraq, afghanisthan, palestina dll.
Balas   • Laporkan
anonimus
14/03/2010
umat islam indonesia jangan terlalu cepat menyimpulkan, sebagai umat islam jangan berpikirian buruk tanpa bukti sebab saat ini kodnisi negara sedang tidak stabil jangan menambah hal-hal yang dapat menyebabkan masalah sebab yang akan kena dampaknya kita se
Balas   • Laporkan
Lelur
14/03/2010
Ngapain pakai protes........Emang tau apa sih......kurang kerjaan aja....
Balas   • Laporkan
HTI go away
14/03/2010
HTI antek arab, enyahlaj kau dari bumi indonesia!!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ