Nasional

Hizbut Tahrir Tolak Kedatangan Obama

Kedatangan Obama dinilai menyimpan agenda tertentu, termasuk mendirikan pangkalan militer.

Minggu, 14 Maret 2010, 11:59 WIB
Arinto Tri Wibowo, Aries Setiawan
Barack Obama saat keluar dari Pesawat Kepresidenan AS (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

VIVAnews - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan ulama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia. Alasan penolakan Obama karena Amerika Serikat dianggap sebagai 'musuh' utama umat Islam seluruh dunia.

"Faktanya adalah Presiden Obama sebagai negara 'penjajah' negara Islam, seperti Palestina, Afganistan, dan Irak," kata Ketua HTI Rochmat S Labib dalam acara pernyataan sikap 'Tolak Obama: Presiden Negara Penjajah' di gedung Balai Pustaka, Jakarta, Minggu 14 Maret 2010.

Labib menegaskan, haram hukumnya menyambut kedatangan Obama yang merupakan presiden negara 'penjajah'. "Dalam pandangan hukum sara, haram hukumnya menerima Obama sebagai tamu kehormatan," ujar dia.

Kedatangan Obama dinilai HTI menyimpan agenda tertentu, termasuk keinginan Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia sebagai pangkalan militer.

Selain itu, dia melanjutkan berbagai perusahaan AS di Indonesia merupakan fakta 'penjajahan' di bidang ekonomi. "Memang tidak melakukan kekerasan, seperti di negara Islam lain. Meski demikian, AS (bisa saja) akan melakukan hal sama nanti," ujarnya.

Oleh karena itu, dalam pernyataannya, HTI akan melakukan aksi demonstrasi menolak kedatangan Obama pada Minggu 21 pukul 8.00 WIB di Kedutaan Besar AS.

Dalam acara itu ditandatangani pernyataan sikap bersama serta menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia dan ulama untuk menolak kedatangan Obama.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ojai
16/03/2010
Obama memang tidak menginjak kaki di Indonesia, karena obama telah banyak membantai saudara kami di palestina, pakistan, irak, dsb.
Balas   • Laporkan
fey
14/03/2010
Aneh2 aja tamu mau datang ditolak,bgm rasanya kalo pemimpin kita ditolak jg kalo mau bertamu,mending urus umat spy lebih berahlak.
Balas   • Laporkan
donny prisa
14/03/2010
selamat datang presiden amerika.
Balas   • Laporkan
juli Ardita
14/03/2010
kedatangan obama memang tidak perlu datang ke Indonesia, karena akan menyusahkan bangsa ini dan tidak bermanfaat, pengawalannya butuh biaya besar, alangkah baiknya uang tersebut digunakan untuk meningkatkan fasilitas pelayanan publik. Apalagi Obama adalah
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ