Nasional
Hari Raya Nyepi

Yogya Pusatkan Ritual Melasti di Parangtritis

Nuansa Bali sangat terasa di pantai yang sering jadi tempat ritual masyarakat Jawa ini.

Sabtu, 13 Maret 2010, 16:01 WIB
Umi Kalsum
Upacara Melasti di Parangtritis (KDW/VIVAnews)

VIVAnews - Umbul-umbul kuning keemasan, kain bermotif kotak-kotak kombinasi warna hitam-putih, umat berpakaian khas bali ditambah alunan gamelan Bali mewarnai suasana Pantai Parangkusomo, Kawasan Parangtriris, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 13 Maret 2010.

Nuansa budaya Bali sangat kental, pasalnya umat Hindu di Yogyakarta dan sekitarnya melangsungkan upacara ritual Melasti di pantai yang juga sering digunakan oleh masyarakat Jawa untuk ritual malam pada Selasa Kliwon maupun Jumat Kliwon.

Ketua Perhimpunan Hindu Dharma (PHDI), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ida Bagus Agung MT mengatakan upacara Melasti merupakan rangkaian ritual menyambut Hari Raya Nyepi, tahun ini bertepatan dengan tahun baru Saka 1932 Tahun 2010.

Menurut kepercayaan Hindu, Melasti bermakna menghilangkan kotoran segala diri dan jagat raya. Disimbolisasikan dengan labuhan sesaji ke laut serta menyucikan arca, pratima, nyasa, pralingga sebagai wujud atau sthana Ida Sang Hyang Widi Wasa dengan segala manifestasi-Nya.

Prosesi Upacara Melasti diawali dengan mengambil air suci “Nuur Toya Suci” di Sendang Beji. Selanjutnya umat Hindu berkumpul di Pura Jagatnata, Plumbon, Banguntapan, Bantul (sekitar 7 km dari pusat Kota Yogya) untuk memanjatkan doa. Selanjutnya rombongan dengan menggunakan kendaraan dan membawa berbagai uba-rampe menuju Pantai Parangkusomo, menempuh jarak sekitar 30 km.

“Puncak acara Melasti di Pantai Parangkusumo dilangsungkan dengan berbagai ritual keagamaan serta pembacaan doa yang dipimpin oleh pemuka Agama Hindu. Ritual diakhiri dengan melabuh berbagai sesaji ke laut selatan,” katanya

Selain sebagai upacara keagamaan juga menjadi atraksi wisata yang menarik. Tidak hanya pengunjung dari Yogyakarta, beberapa wisatawan mancanegara turut menyaksikan prosesi Upacara Melasti ini.

Laporan: KDW | Yogyakarta

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ