Nasional

Sebelum Aceh, Teroris Latihan di Pandeglang

Ada dua kecamatan yang pernah jadi camp teroris, yakni Cisata dan Menes.

Sabtu, 13 Maret 2010, 14:08 WIB
Umi Kalsum
  (AP Photo/Heri Juanda)

VIVAnews - Bergeraknya sel-sel jaringan teroris membuat pemerintah Kabupaten Pandeglang siaga penuh. Sebelum Aceh, dua kecamatan di wilayah ini juga pernah menjadi tempat latihan perang para teroris.

Kedua kecamatan itu adalah Cisata dan Menes. Bupati Pandeglang Erwan Kutubi mengingatkan jajarannya soal ini dalam gelar pasukan pengamanan pilkades di Alun-alun Pandeglang, Sabtu 14 Maret 2010.

"Meskipun kedua kecamatan itu sempat dijadikan tempat latihan perang teroris. Namun, secara keseluruhan wilayah Pandeglang dalam keadaan kondusif," tegas Erwan.

Menurut Erwan, aksi para teroris saat ini sudah sangat menghawatirkan, sehingga ia meminta kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam mencegah masuknya para teroris ke wilayah Pandeglang.

"Masyarakat harus turut serta dalam mencegah masuknya teroris di wilayah masing-masing, dengan cara segera melaporkan adanya orang-orang asing yang gerak geraknya mencurigakan dengan melaporkannya kepada aparat setempat," ujarnya.

Meskipun gembong teroris yang paling dicari telah tewas begitupun dengan pengikut-pengikutnya. Namun, pihaknya berupaya antisipasi dengan cara pengawasan tetap dilakukan dengan ketat di dua kecamatan yang sempat dijadikan tempat latihan  oleh jaringan teroris.

"Tentunya bentuk pengawasan kami telah dikoordinasikan dengan aparat kepolisian Pandeglang," imbuhnya.

Lebih lanjut Erwan mengatakan, sebagai daerah yang terkenal dengan kota santri dia berharap tidak ada warga Pandeglang yang menjadi anggota teroris ataupun menjadi simpatisannya.

"Para orang tua harus mengawasi gerak gerik anaknya khususnya pada saat di luar rumah. Begitupun ketika berada di rumah saat ada yang mencurigakan dari tingkah laku anak mereka harus secepatnya merespon," katanya.

Sementara itu Kapolres Pandeglang Ajun komisaris Besar Polisi (AKBP) Krisnandi mengatakan, menyusul tertangkapnya pelaku teroris di Aceh warga Pandeglang pihaknya tidak melakukan pemantuan khusus. "Meski begitu untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan lain kami melakukan upaya pendekatan secara persuasif baik kepada tokoh agama maupun masyarakat," tegasnya.

Laporan: NCE | Pandeglang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ