VIVAnews -- Dalam baku tembak antara personel Polsek Leupeung yang dibantu Koramil dengan kelompok yang diduga teroris di Aceh Besar, Jumat 12 Maret 2010, menewaskan dua pimpinan teroris bernama Encang Kurniawan dan Pura Sudarma, di Aceh Besar, Jumat 12 Maret 2010.
Tewasnya pimpinan teroris setelah terjadi baku tembak di Desa Meunasah Masjid, Leupeung, Aceh Besar. Saat itu anggota polisi tengah menggelar razia, dan melintas mobil L 300 yang di tumpangi kelompok teroris tersebut.
Setelah mengetahui mobilnya digeledah, dua dari 10 orang di dalam mobil mencoba melarikan diri dan berupaya melawan petugas, dan saat itulah petugas menembak tewas dua orang yang diduga pimpinan teroris di Aceh.
Sementara delapan orang lain yang sempat melawan berhasil dilumpuhkan, dan kini sudah diamankan di Mapolda Nangroe Aceh Darussalam.
Sementara jenazah yang diduga pimpinan teroris di Aceh ini akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut. Sayangnya, hingga kini Polisi belum mau memberikan komentar jauh mengenai baku tembak terhadap kawanan teroris.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang yang dimiliki kelompok teroris itu berupa senjata jenis AK 47 sebanyak 2 pucuk, tiga M 16, 25 magazine peluru, dan ratusan butir amunisi. (tvone)