Nasional

Baku Tembak di Aceh, Delapan Orang Diamankan

Kondisi dilapangan saat ini, sejumlah personel Brimob terus berjaga-jaga di sekitar lokasi

Jum'at, 12 Maret 2010, 14:17 WIB
Amril Amarullah
  (AP Photo)

VIVAnews -- Setelah terjadi kontak senjata selama 30 menit antara anggota polisi yang dibantu Koramil dengan kelompok yang diduga teroris, di Aceh Besar, Jumat 12 Maret 2010, polisi kembali mengamankan 10 orang, dua diantaranya berhasil di tembak mati bernama Encang Kurniawan dan Pura Sudarma.

Pantauan VIVAnews di lapangan, delapan orang yang masih hidup ditangkap dan saat ini berada di Mapolda Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan satu orang harus menjalani perawatan karena terluka.

Kondisi dilapangan saat ini, sejumlah personel Brimob terus berjaga-jaga di sekitar lokasi, tampak Gubernur NAD Irwandi Yusuf, Kapolda NAD Irjen Pol. Aditya Warman ikut meninjau langsung.

Lalu bagaimana kronologis penembakan menurut versi polisi yang ikut menggeledah mobil yang ditumpangi kelompok tersebut.

Menurut polisi, saat itu polisi tengah merazia mobil yang melintas di Desa Meunasah Masjid, Leupeung, Aceh Besar.

Melintaslah mobil L 300 nopol BK 116 GU, lalu dihentikan dan saat diperiksa didapati sebuah senjata yang di bungkus sarung.

Sontak polisi yang menemukan langsung berteriak keras 'senjata', dan personel lainnya mendekat. Saat itulah dua orang mencoba melarikan diri hingga akhirnya ditembak.

Melihat temannya tertembak, delapan orang lainnya pun membalas tembakan ke arah polisi, hingga terjadi baku tembak, sampai akhirnya delapan orang itu di lumpuhkan.

Sementara senjata api yang berhasil diamankan jenis AK 47 berjumlah dua, M 16 tiga buah, 25 magazine peluru dan ratusan butir amunisi, sudah diamankan.

Laporan: Muhammad Riza | Aceh



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ