Nasional

Kunjungan Obama Kokohkan Penjajahan Ekonomi

Obama dianggap tidak beda jauh dengan George W Bush.

Jum'at, 12 Maret 2010, 13:57 WIB
Umi Kalsum
Barack Obama (AP Photo/Chris Carlson)

VIVAnews - Penolakan atas kunjungan Presiden AS Barack Obama bermunculan di mana-mana. Ratusan orang dari  Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Jawa Barat tidak mau ketinggalan. Mereka menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pada 20-22 Maret mendatang.

Koordinator BKLDK Jabar, Chandra di depan Gedung Sate, Jumat 12 Maret 2010 mengatakan, Obama tidak berbeda dengan presiden Amerika terdahulu, George W Bush. Menurutnya baik Bush dan Obama sama-sama memimpin negara yang menjalankan ideologi kapitalisme.

Ia menambahkan kedatangan Obama akan mengokohkan sistem kapitalisme sekuler yang menjadi sumber problematika di Indonesia. Ia menyatakan bahwa kedatangan Obama tidak layak untuk disambut. “Kedatangan Obama tidak layak untuk disambut, hanya akan mengokohkan penjajahan ekonomi,” ujarnya.

Chandra mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan rayuan Amerika. Menurut Chandra setiap kerjasama dengan Amerika maka akan berakhir dengan kerugian. “Amerika hanya mementingkan kepentingan sendiri,” ujarnya.

Para demonstran datang dengan membawa poster bergambar Obama dengan dibingkai gambar target dan sepatu di mukanya. Selain itu para demonstran juga membawa poster bertuliskan “Obama Datang Cengkeraman Kapitalisme Menghadang” dan “Tolak Obama Pembunuh Kaum Muslim”.

Laporan: Iwan Kurniawan | Bandung

• VIVAnews
Rating
Komentar
Agus Nizami
22/03/2010
Penjajahan Ekonomi terhadap Indonesia oleh AS itu memang ada. Dari Emas dan Perak di Papua, Freeport cuma memberi Indonesia royalti 1%. Freeport dapat 99%! http://kabarislam.wordpress.com/2010/03/12/royalti-emas-papua-freeport-99-indonesia-1/ Pad
Balas   • Laporkan
rianta
17/03/2010
tidak ada negara yang 100% kapitalis, bahkan Amerika sekalipun,, tidak ada negara yang sosialis 100% bahkan China sekalipun.. Penyebutan negara kapitalis bagi Amerika rasanya sudah kurang sesuai,, jika Amerika kapitalis 100% mengapa pemerintahannya ikut
Balas   • Laporkan
rianta
17/03/2010
tidak ada negara yang 100% kapitalis, bahkan Amerika sekalipun,, tidak ada negara yang sosialis 100% bahkan China sekalipun.. Penyebutan negara kapitalis bagi Amerika rasanya sudah kurang sesuai,, jika Amerika kapitalis 100% mengapa pemerintahannya ikut
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau