Nasional

Tunggakan Pajak di Jatim Naik Rp 40 M

Dalam hitungan dua bulan sudah ada tunggakan baru sebesar Rp 40 miliar.

Jum'at, 12 Maret 2010, 11:11 WIB
Amril Amarullah

SURABAYA POST - Gencarnya sosialisasi hingga memberikan efek jera berupa penyanderaan (gijzeling) ternyata belum menggugah kesadaran semua masyarakat untuk bayar pajak. Buktinya, dalam hitungan dua bulan sudah ada tunggakan baru sebesar Rp 40 miliar di wilayah Surabaya.

”Tambahan ini bukan termasuk yang pidana, tapi piutang pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan menangani sesuai aturan yaitu memberikan surat peringatan dulu,” ujar Kepala Kantor Wilayah DJP Jatim I, Ken Dwijugeasteadi, Jumat (12/3).

Dikatakan, bila Desember tungggakan pajak masih Rp 300 miliar, memasuki Februari menjadi Rp 340 miliar. Meski tak bisa menyebutkan siapa saja penunggak tersebut, tapi diakuinya mayoritas merupakan wajib pajak (WP) badan.

Meski demikian, Ken yakin, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tahun ini. Selain berbagai kegiatan simulasi pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan, pihaknya juga menggelar Pojok Pajak di beberapa pusat keramianan. ”Jadi kami menyediakan petugas dan drop box. Bagi yang belum memiliki SPT bisa mengambil formulir disini, atau yang sudah mengisi tak perlu ke kantor cukup masukkan drop box,” katatanya.

Beberapa pusat perbelanjaan yang akan didirikan Pojok Pajak antara lain Tunjungan Plasa, Maspion Square, Jembatan Merah Plasa, Plaza Marina, ITC Mega Grosir dan Pasar Atum. Selainmal beberapa gedung perkantoran dan kantor kelurahan juga dipilih untuk penempatan drop box.

Meski tak bisa 100% mengembalikan SPT, diharapkan langkah ini bisa meningkatkan kesadaran pajak.Menurut catatanya, dari 53.714 WP badan per Desember 2009 baru tercatat 24.038 yang telah mengembalikan SPT.

Selain itu, tahun ini juga akan ditegakkan aturan bagi WP yang telat menyerahkan SPT-nya. Bagi WP badan akan dikenai denda Rp 1 juta, sementara WP perorangan Rp 100.000. Sebagai informasi, batas akhir pengembalian SPT perorangan pada akhir Maret sementara SPT badan pada akhir April.

Laporan: Widyawati



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ