VIVAnews - Fauzi Syarief, pria yang diduga mengetahui dua teroris yang ditembak mati di Pamulang, tak begitu dikenal di lingkungan kerja. Fauzi baru satu tahun menjabat kepala tata usaha Puskesmas Karang Tengah, Ciledug, Tangerang.
"Sebenarnya staf disini belum terlalu mengenal. Karena Pak Fauzi baru satu tahun kerja," kata Nachrowi Syarief, salah satu bawahan Fauzi, kepada VIVAnews di Puskesmas Karang Tengah, Tangerang, Banten, Jumat 12 Maret 2010.
Menurut Nachrowi, Fauzi yang merupakan pindahan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang itu jarang berbicara mengenai hal-hal pribadi. Atasannya itu lebih sering membicarakan masalah pekerjaan.
"Saya lebih mengenal Pak Fauzi sebagai pekerja saja. Pak Fauzi lebih sering ngobrol dengan Kepala Puskesmas. Tapi sekitar seminggu sebelum peristiwa penggerebekan di Pamulang, Kepala Puskesmas itu sudah diganti," ujarnya lagi.
Seperti diketahui, penggerebekan Densus 88 di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, berawal dari rumah Fauzi Syarief, yang dikenal warga sebagai dokter.
Densus lalu mengejar dua orang yang berusaha lari dari arah rumah mantri itu. Dua orang itu menuju Jalan Raya Setiabudi. Akhirnya, dua orang yang belakangan diketahui sebagai pengawal Dulmatin itu tewas didor.
ismoko.widjaya@vivanews.com