Nasional

Polisi Antar Jasad Dulmatin ke Pemalang

Fasilitas pengantaran jenazah ini juga diberikan polisi untuk beberapa tersangka terorisme

Kamis, 11 Maret 2010, 20:11 WIB
Arfi Bambani Amri, Eko Huda S
Dulmatin Tewas (TVONE)

VIVAnews - Proses identifikasi polisi terhadap jenazah teroris Dulmatin telah selesai. Polri menyatakan keluarga Dulmatin sudah diperbolehkan mengambil jenazahnya.

"Terkait jenazah Dulmatin, hari ini Polri sudah memperbolehkan untuk dibawa pulang," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Jakarta, Kamis 11 Maret 2010.

Dia menambahkan, Polri siap memberikan fasilitas berupa pengantaran jenazah hingga ke kediaman Dulmatin di Pemalang. Pemberian fasilitas ini juga diberikan kepada keluarga dua jenazah pengawal Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan tersebut.

"Perlakuan sama juga diberikan untuk keluarga Ridwan dan Hasan, dua pengawal Dulmatin yang tewas di Gang Asem," kata dia.

Maghrib tadi, kakak Dulmatin, Azzam Baabud, tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, untuk mengambil jenazah adiknya. Azzam ditemani Abu Wildan, seorang sahabat Dulmatin.

Azzam sendiri tak mau berkomentar saat tiba di RS Polri. Dia menundukkan kepala saat memasuki ruang ante mortem, tempat bersemayam jenazah Dulmatin, Kamis 11 Maret 2010 pukul 18.30.

Puluhan personel polisi mengamankan Azzam dari kepungan pemburu berita. Sempat terjadi ketegangan antara jurnalis dengan polisi, sehingga membuat kaca pintu ruang ante mortem pecah.

Rencananya malam ini jasad Dulmatin yang diduga sebagai perancang Bom Bali I ini akan dibawa ke kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah. Dulmatin merupakan buronan teroris yang tewas dalam penggerebekan polisi Selasa 9 Maret kemarin di Pamulang, Tangerang Selatan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
agus sujito
11/03/2010
semoga polri mampu menuntaskan masaqlah terorisme
Balas   • Laporkan
candra
11/03/2010
biar kapok tuch dulmatin!!! brantas truz terorisme di Indonesia.......
Balas   • Laporkan
andy
11/03/2010
wah2 biar MAMPUS tuh teroris gak bertanggung jawab yang bawa2 nama islam dan mempermalukan bangsa indonesia.. padahal islam dan bangsa indonesia cinta damai.. gara2 oknum MENJIJIKAN seperti ini semua orang indonesia jadi kena efek negatif.. bravo polri!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ