Nasional

Kunjungan Obama, Ajang Pencitraan SBY

SBY diyakini tidak akan berani menolak berbagai kepentingan AS.

Kamis, 11 Maret 2010, 17:17 WIB
Umi Kalsum, Aries Setiawan
Lawatan Obama ke Asia: Obama dan SBY (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews - Kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia pada 20-22 Maret nanti dinilai hanya demi kebutuhan AS semata. Namun peneliti LIPI Ikrar Nusa Bhakti punya pendapat sendiri.

Menurut dia, selain ajang pencitraan buat Obama karena berhasil berkunjung ke negara muslim terbesar, juga ajang pencitraan buat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Tahu sendiri, dia (SBY) suka banget mendapat penghargaan," kata Ikrar usai diskusi 'Hubungan Bilateral Indonesia - Amerika Serikat: Masalah dan Prospek' di gedung LIPI, Jakarta, Kamis 11 Maret 2010.
 
Karena ia yakin SBY tidak akan berani menolak berbagai kepentingan AS. Padahal belum tentu menguntungkan kepentingan Indonesia. "Harusnya dia lebih berani mengatakan tidak. SBY seorang tentara, harusnya lebih mementingkan kepentingan nasional," ucapnya.

Menurut dia, banyak agenda yang dibawa Obama dalam kunjungannya ke Indonesia. Salah satunya terkait kepentingan AS di bidang minyak.

Di Indonesia, selain ke Jakarta, Obama dijadwalkan berkunjung ke Bali. Ia akan mengunjungi 3-4 wilayah, di antaranya Ubud dan Uluwatu.

• VIVAnews
Rating
Komentar
L1QE
14/03/2010
Hey Bung Ikrar! Think before you talk! your statement has shown that you are sort of shallow minded person and naif. What is your contribution and effort for Indonesia compare with SBY?? C'mon be fair. Don't be a pathetic jackass!
Balas   • Laporkan
adi
14/03/2010
bung ikrar omongannya makin ga penting aja!!! mending banyak tobat bung..biar kepala anda yang cetek dijauhkan dari dengki yang makin menambah dosa2 anda..
Balas   • Laporkan
adi
14/03/2010
bung ikrar ini omongannya makin ga penting aja,,, mending banyak tobat bung, saya doakan hati anda dijauhkan dari dengki yg menyesatkan..
Balas   • Laporkan
ahmad
13/03/2010
marilah berpikir yang positf2 aja
Balas   • Laporkan
yulie
13/03/2010
Heran deh, jd org naif bgt sihh den... klo mo ngomong soal perang mah udah ada dari sebelum Obama menjabat Presiden kaliii..., So why he should be executed as the one only ??? I think that's sounds not fair bro...
Balas   • Laporkan
d
11/03/2010
Obama adalah the real terroris yang membunuh saudara-saudara kita di Timteng. Pikirkan bagaimana perasaan kaum muslim di Irak, Afganistan, Palestina, dan negara-negara jajahan AS lainnya jika kita menyambutnya degan karpet merah!!!
Balas   • Laporkan
deden muhammad rizqi
11/03/2010
Obama adalah the real terroris yang membunuh saudara-saudara kita di Timteng. Pikirkan bagaimana perasaan kaum muslim di Irak, Afganistan, Palestina, dan negara-negara jajahan AS lainnya jika kita menyambutnya degan karpet merah!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ