Nasional

Jatim Target Turunkan Kemiskinan 3% Per Tahun

Pemprov Jatim menyediakan anggaran Rp 1,02 triliun untuk mencapai target tersebut.

Kamis, 11 Maret 2010, 11:50 WIB
Amril Amarullah

SURABAYA POST -- Pemprov Jatim menargetkan menurunkan angka kemiskinan sebesar 2,6%-3% per tahun. Dengan menggunakan pendekatan by name by addres, Pemprov Jatim menyediakan anggaran Rp 1,02 triliun untuk mencapai target tersebut.

Gubernur Jatim, Soekarwo mengatakan secara nasional jumlah kemiskinan masih sebesar 14,14 % atau 32,530 juta jiwa pada 2009. Sedangkan di Jatim, menurut data di PPLS tahun 2008, jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jatim sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi menjadi 3 kategori, yakni kategori sangat miskin sebanyak 493.004 RTM, kategori miskin sebanyak 1.256.122 RTM dan kategori hampir miskin sejumlah 1.330.696 RTM.

"Masalah kemiskinan menjadi fokus perhatian Pemprov Jatim. Penanganannya akan dilakukan secara sistematis dalam program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan," jelas Soekarwo, Kamis 11 Maret 2010.

Mantan Sekdaprov Jatim ini menjelaskan untuk mengentaskan kemiskinan diperlukan upaya harmonisasi pemberdayaan masyarakat. Ada dua model desain penanganan kemiskinan di Jatim, yang pertama model pusat dengan menggunakan konsep dasar pengembangan kawasan dengan konsentrasi kecamatan.

Ini dilakukan melalui PNPM Mandiri pedesaan dengan persentase 75% untuk perbaikan sarana -prasarana dan 25% untuk usaha ekonomi produktif serta simpan pinjam perempuan.

”Sedang model kedua adalah model provinsi Jatim dengan pendekatan RTM dengan by name, by adrees atau komunitas orang, sehingga penanganan kemiskinan sasarannya adalah orang bukan rumah tangga,” terang pria kelahiran Madiun, 16 Juni 1950 ini.

Dengan dua model penanganan kemiskinan tersebut, jelas Soekarwo, fasilitator PNPM Mandiri harus bekerja keras guna memfasilitasi masyarakat untuk melawan kemiskinan. ”Pemprov Jatim saat ini sedang merancang program untuk menanggulangi kemiskinan untuk 4 tahun kedepan. Tiap tahunnya diharapkan bisa menurunkan angka kemiskinan sebesar 2,6-3 %,” terang mantan Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Jatim ini.

Khusus untuk rumah tangga sangat miskin, jelas Soekarwo, mereka yang berjumlah 493.002 RTM ini langsung ditangani dan dipantau sendiri oleh Pemprov Jatim. Ini dengan menggunakan APBD Jatim sebesar Rp 1,02 triliun.

”Caranya, setelah ada by name and by adress, tinggal satu langkah lagi yang akan dilakukan yaitu by character. Setelah mengetahui karakter dari RTM, pemerintah langsung mengetahui kebutuhan mereka,” pungkasnya. sis
 
Kemiskinan di Jawa Timur

Kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) 
 
Sangat Miskin 493.004 RTM

Miskin 1.256.122 RTM

Hampir Miskin 1.330.696 RTM

Sumber: Data PPLS Tahun 2008

Laporan: Siska Prestiwati



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ