Nasional

Pengawal Dulmatin Sudah 6 Bulan di Pamulang

Eka mengenali pria yang tewas ditembak di atas motor Suzuki Thunder mirip dengan Marco.

Rabu, 10 Maret 2010, 17:19 WIB
Ismoko Widjaya, Zaky Al-Yamani
Jasad dua teroris lain di Pamulang (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Polisi sudah memasang garis polisi dan membawa sejumlah barang bukti dari kontrakan dua pengawal teroris Dulmatin, Ridwan dan Hasan Nour. Pengakuan tetangga, keduanya sudah mengontrak sejak hampir setengah tahun lalu.

"Mereka sudah tinggal di sini sekitar 5-6 bulan lalu," kata tetangga kontrakan, Eka, di lokasi Jalan Salak Gang Madrasah RT03/RW03, Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Rabu 10 Maret 2010.

Keduanya mengenalkan diri sebagai Marco dan Tari. Marco disebutkan kerap memakai baju gamis, sedangkan si wanita Tari memakai cadar. Eka mengenali pria yang tewas ditembak di atas motor Suzuki Thunder mirip dengan Marco, pria gamis berbadan gempal.

"Keduanya tertutup. Apalagi Tari, jarang berkomunikasi dengan warga," ujar dia. Menurut Eka, kedua orang itu jarang bergaul dengan warga sekitar.

Tetapi, banyak teman-teman dari luar yang datang ke kontrakan Marco dan Tari. "Ada yang pakai motor dan bawa mobil," ujarnya lagi. Kini, kontrakan seharga Rp 350 ribu per bulan itu sudah diberi garis polisi.

Dalam penggerebekan di lokasi Gang Asem, Jalan Dr Setiabudi, kemarin, polisi merobohkan dua penunggang motor itu. Saksi mata awalnya melihat bahwa salah satu penumpang yang dibonceng adalah seorang wanita berpakaian cadar.

Belakangan, polisi mempertegas bahwa tidak ada teroris wanita yang tewas ditembak. Ketiganya adalah laki-laki. Di lokasi itu, keduanya dilaporkan berupaya melarikan diri dan menembak ke arah polisi.

Dua orang yang roboh dari atas motor itu adalah R dan H atau Ridwan dan Hasan Nour. Keduanya merupakan pengawal Dulmatin alias Joko Pitono alias Amar Usman yang tewas di warnet Multiplus, lokasi penggerebekan pertama.


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ