Nasional

TPM Masih Tak Yakin Dulmatin Tewas

"Ada yang mengatakan Dulmatin ada di pilipina, atau yang mati itu adalah dulmatin."

Rabu, 10 Maret 2010, 17:05 WIB
Arry Anggadha, Fadila Fikriani Armadita
Dulmatin Tewas (TVONE)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, yakin betul bahwa salah satu teroris yang tertembak di Pamulang adalah Dulmatin.

Lain halnya dengan Tim Pengacara Muslim. Mereka masih tidak yakin bahwa salah satu terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang adalah Dulmatin. "Kami belum ada keyakinan Dulmatin tewas," kata Ketua TPM, Mahendradata, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu 10 Maret 2010.

Ketidakyakinan Mahendra tersebut disebabkan oleh Dulmatin yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Unsur pidananya sudah masuk orang yang terdaftar. Fotonya juga terpampang," kata dia.

Meski demikian apabila benar yang mati itu Dulmatin, Mahendradata menyayangkan karena Dulmatin tertangkap dalam kondisi tak bernyawa. "Tak bisa diungkap apa peranan dia dalam Bom Bali I," ujarnya.

Selanjutnya, apabila benar Dulmatin ada di Indonesia, kenapa tak dicari sejak Bom Bali I terjadi. "Sepengetahuan kami dia ada di Pilipina," kata dia. Ketidakpastian tersebut, menurut Mahendra disebabkan oleh tertutupnya akses informasi. "Ada yang mengatakan Dulmatin ada di pilipina, atau yang mati itu adalah dulmatin," kata dia.

Pengacara trio bomber Bali ini menilai  hal tersebut nmenyebabkan keragu-raguan dalam pemberantasan terorisme.  Dia menambahkan istri Dulmatin berada di sebuah tempat di Indonesia. "Kita tetap saling kontak, dia tidak pernah tahu Dulmatin ada di Indonesia," kata dia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
TPM
12/03/2010
wkwkwkwkwk.lol
Balas   • Laporkan
fery
11/03/2010
ganti aja namanya jgn TPM.. TPT( team pengacara teroris).. bodoh kau TPM, jgn bawa² nama muslim deh
Balas   • Laporkan
mr bill
11/03/2010
hai TPM anda ini teroris ya kenapa anda bela orang yang telah membunuh ratusan jiwa manusia semoga nanti keluarga anda ada yang kena bom shingga anda tahu bagaimana rasanya
Balas   • Laporkan
dul
11/03/2010
kalo masalah skenario jelas polisi lebih canggih dari pada TePeeM
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau