VIVAnews - Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola menilai peristiwa penembakan tersangka teroris di Pamulang, Tangerang, berlebihan. Aksi Datasemen Khusus (Densus) 88 pun ditujukan untuk kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
"Pengalihan isu dan cari muka pemerintah atas kedatangan Obama," kata dia disela-sela persidangan uji materiil Undang-Undang PNPS tahun 1965 tentang Penodaan Agama di Mahkamah Konstitusi, Rabu 10 Maret 2010.
Thamrin yang juga giat di Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) itu menjelaskan Amerika sangat benci dengan terorisme.
Dengan ditembaknya tiga tersangka teroris, Thamrin menilai pemerintah Indonesia ingin menunjukkan bahwa Indonesia gencar dalam memerangi teroris.
Selain itu, dia juga menilai seharusnya polisi tidak perlu berlebihan saat menangkap para tersangka. "Ada ketakutan dari polisi, mereka (tersangka teroris) punya bom," kata Thamrin.
"Mereka tentu punya cara untuk mengatasi teroris yang memiliki bom dan bisa meledak sewaktu-waktu."
Ane Sebagai Anak Kolong Ciledug , Ga Terima Kalo Polisi Selalu Di jelek-jelekan, Udah Kerjanya ga jelas ,ga pulang-pulang ,duit ga punya ,belum tentu tu polisi udah makan, udah berprestasi masih aja di cela orang. nanti suatu saat tuh orang yg ngejelek-je
Memang lebih mudah mengeritik Kinerja Orang Lain, tanpa mengaca kinerja sendiri.
Sesuai pepata : " Kuman di seberang Laut tampak terlihat, gajah di pelupuk mata tidak terlihat."
Itu orang ngaku'a orang berpendidikan tapi bisa'a bikin komentar sirik aj!!!
Dia atau keluarga'a belum pernah kena Bom ulah pra teroris sih!!!
klo ud kena baru itu mulut bisa diem...
Mending tulis pengajuan aj tuh dokter jadi polisi, klo emang dia bisa
Negara lain pun bangga dengan pengungkapan ini begitu pula saya sebagai warga Pamulang terhadap kinerja POLRI, Thamrin Amal Tamagola boleh ngomong apa saja, tapi boleh juga saya ngomong bahwa Thamrin Amal Tamagola seharusnya bisa menelaah dulu sebelum ngo
Negara lain pun bangga dengan pengungkapan ini begitu pula saya sebagai warga Pamulang terhadap kinerja POLRI, Thamrin Amal Tamagola boleh ngomong apa saja, tapi boleh juga saya ngomong bahwa Thamrin Amal Tamagola seharusnya bisa menelaah dulu sebelum ngo
pinter ko keblinger..........
belajar lebih giat lagi bung, terutama pelajaran dasar menghargai orang lain......
teroris itu musuh bersama,musuh bangsa,musuh dunia...,,,,,
terlepas dari cari muka apa nggak, harusnya anda lebih bisa mengapresiasikan keberh