Nasional

Kakak Dulmatin Minta Maaf

Meski belum yakin benar, Azzam mengakui ada dua ciri yang disebut polisi mirip adiknya.

Rabu, 10 Maret 2010, 14:49 WIB
Umi Kalsum
Azzam Baabud (TVONE)

VIVAnews - Azzam Baabud, kakak kandung Dulmatin alias Yahya alias Mansyur alias Joko Pitono meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang pernah dirugikan oleh perbuatan Dulmatin. Meski begitu keluarga tetap berkeyakinan Dulmatin bukan seorang teroris.

"Kalau memang betul itu adik kami, sebagai kakak kami dengan keikhlasan yang sebesar-besarnya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, kepada pihak-pihak yang telah dirugikan," kata Azzam dalam perbincangan dengan tvOne, Rabu 10 Maret 2010.

Azzam  tidak begitu yakin Dulmatin yang di keluarganya dikenal dengan nama Amar atau Joko Pitono, terlibat dalam jaringan terorisme Jamaah Islamiyah. Sebab sepanjang yang dia kenal, sejak kecil sampai Dulmatin berkeluarga dan memiliki anak, tidak ada perubahan yang bersifat ekstrem. "Jadi kami berkeyakinan dia bukan seorang teroris. Kok masak iya sih keluarga kami seorang teroris," kata Azzam.

Meski sudah 12 tahun tidak bertemu Dulmatin, Azzam menilai tidak mungkin Dulmatin berubah begitu cepat. Ia merujuk pada kejadian bom Bali pada 2002 lalu. Saat itu ia baru beberapa tahun saja tidak bertemu.

Soal ciri-ciri Dulmatin, Azzam menyebutkan sebuah tahi lalat di bibir kiri bagian bawah. Ciri ini persis dengan yang disebutkan Kepala Pusdokes Mabes Polri Brigjen Mussadeq dalam jumpa pers di Mabes Polri siang ini.

Namun untuk bentuk wajah, dari gambar yang ditunjukkan Polri ada perbedaan mendasar. Dulmatin yang dikenalnya memiliki muka lonjong, sedangkan gambar yang ditayangkan berbentuk bulat. Bentuk bibir juga berbeda. Setahunya, bentuk bibir adiknya lebih kecil tidak sebesar yang dipublikasikan polisi. "Nggak tahu apa ini akibat pembengkakan setelah meninggal," katanya.

Hanya saja, Azzam mengakui bentuk dagu gambar wajah teroris Pamulang sama dengan dagu Dulmatin.

Meski polisi memastikan jenazah itu Dulmatin, hingga saat ini keluarga belum dihubungi pihak kepolisian. Ia berharap polisi segera menghubungi, agar keluarga bisa mengidentifikasi jenazah di RS Polri.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ