Nasional

Dua Tewas di Gang Asem Pengawal Dulmatin

Empat pengawal Dulmatin dilumpuhkan, dua tewas diterjang peluru, dua lainnya hidup.

Rabu, 10 Maret 2010, 14:48 WIB
Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S
Jasad dua teroris di Pamulang (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso menegaskan satu di antara tiga orang yang tewas adalah Dulmatin, gembong teroris di balik Bom Bali I 2002.

Siapa dua lainnya? "Dua yang meninggal adalah dua pengawal yang bersangkutan, Ridwan dan Hasan Nur," kata Kapolri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu 10 Maret 2010.

Polisi, tambah Kapolri, juga menangkap dua pengawal Dulmatin lainnya. Keduanya ditangkap hidup-hidup. "Yakni Bakti dan Saiful Siregar," tambah dia.

Selain menggerebek warnet Multiplus yang menewaskan Dulmatin, polisi juga mengejar dua orang diduga teroris di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selasa 9 Maret 2010.

Dua pengawal Dulmatin itu sempat berusaha melarikan diri menggunakan motor Suzuki Thunder biru.

Saksi Hamid mengatakan, sekitar pukul 13.30 Waktu Indonesia Barat, tiba-tiba ada motor dari dalam gang melaju kencang ke arah Jalan Setiabudi. Yang membawa motor seorang pria berbaju hitam dan memakai ransel. Yang dibonceng menggunakan cadar.

Namun, saat motor hendak menuju mulut gang, polisi telah menutup jalan. Panik, motor langsung balik arah. Satu penumpang terpental. Sementara motor dibawa lari ke arah gang. Ternyata ada polisi tidur, motor pun terjatuh.

Pengendara sepeda motor tewas di jalan, di dekat sepeda motor. Sementara, orang bercadar tewas di dekat warung di muka rumah Fauzi, mantri yang saat ini keberadaannya belum diketahui.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ