Nasional

Mengapa Dulmatin Kembali ke Indonesia?

Saya minta, jangan menyerang orang tidak bersalah," kata Farihin, kawan Dulmatin.

Rabu, 10 Maret 2010, 08:48 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Satu jasad terduga teroris di Pamulang tiba di RS Polri (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Selama ini, salah satu tersangka teroris, Dulmatin diduga berada di Filipina. Dulmatin adalah orang yang diduga menjadi otak bom bunuh diri di Klub Malam Sari dan Bar Paddy di Bali pada 12 Oktober 2002.

Namun, menurut salah satu kawannya, Farihin, Dulmatin sudah kembali ke Indonesia. Mengapa dia kembali? "Memang ada yang menggiring dia ke sini (Indonesia)," kata Farihin kepada tvOne, Rabu 10 Maret 2010.

Menurutnya, Dulmatin memiliki ideologi yang dihembuskan teman-temannya untuk jihad menegakkan syariat Islam.

"Kenapa kembali, ya dia kan merasa kewajiban sebagai orang Indonesia."

Selain itu, kata dia, Dulmatin menganggap polisi harus dihajar karena sudah menghajar pendahulunya, seperti Noordin M Top dkk.

"Mereka menganggap polisi sebagai musuh bersama," kata dia.  Menurutnya, ajaran Dulmatin dan kawan-kawannya tidak perlu dihimbau.

"Saya hanya minta, kalau jihad melawan Amerika Serikat, fokus saja ke situ. Jangan menyerang orang tidak bersalah," kata dia.

Kemarin, Densus menembak mati tiga tersangka teroris di dua tempat berbeda yang hanya berjarak 20 kilometer. Pertama di sebuah warung internet (warnet) Multiplus. Di sini, polisi melumpuhkan satu orang. Menurut Farihin, jasad orang di Multiplus mirip dengan Dulmatin.

Kedua, di sebuah rumah di Gang Asem polisi menembak mati dua tersangka teroris yang tengah mengendarai sepeda motor. Ketiga tersangka ini laki-laki.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Ardien
11/03/2010
Bravo Kepolisian!
Balas   • Laporkan
syaiful
11/03/2010
bantai teroris di muka bumi
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ