Nasional

Sudah 8 Senjata Polisi Papua Lenyap

Belum satu pun senjata-senjata itu ditemukan.

Selasa, 9 Maret 2010, 16:49 WIB
Umi Kalsum
   

VIVAnews - Sepanjang 14 bulan terakhir, 8 pucuk senjata api milik anggota Polda Papua lenyap di rampas oleh kelompok tak dikenal. Perampasan paling kerap terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, terutama di DistrikTingginambut.

“Sejak Januari 2009 sampai Februari 2010 sebanyak 8 senjata api baik jenis laras panjang maupun pendek, milik anggota yang bertugas di lapangan, hilang dirampas oleh orang tak dikenal. Dan hingga saat ini belum ada yang ditemukan,’’ ujar Juru Bicara Polda Papua Kombes Agus Rianto, Selasa 9 Maret 2010.

Menurutnya, selain merampas senjata api,  kelompok tak dikenal itu juga tak segan-segan untuk melukai bahkan membunuh anggota pemilik senjata baik dengan senjata tajam maupun senjata api.  “Beberapa anggota kami pemegang senjata yang dirampas juga ada yang tewas," singkatnya.

Sampai saat ini polisi masih terus melakukan pencarian terhadap kelompok pelaku penyerangan maupun perampasan senjata. “Kami tidak kenal waktu untuk terus menelusuri pelaku perampasan,’’ ucapnya.

Mengantisipasi hal serupa tidak terulang kembali, sambungnya, pihaknya yang bertugas di lapangan terutama di lokasi penyerangan dan perampasan terus meningkatkan kewaspadaan terutama dalam melaksanakan patroli. Dan sama sekali tidak ada penambahan personel di daerah yang dianggap rawan penyerangan dan peramapasan. "Tidak ada penambahan anggota, hanya personel yang di BKO kan yang ditugaskan untuk terus melakukan pencarian," ujarnya.

Agus Rianto juga mengatakan, pihaknya tetap melibatkan tokoh agama, masyarakat dan adat setempat untuk turut melakukan pencarian.

Peristiwa perampasan senjata milik Polisi terakhir terjadi di Sentani Papua sekitar seminggu lalu, senjata api revolver milik Brigadir Putu hilang di rampas, setelah sebelumnya ia dikeroyok oleh sekelompok orang. Sementara Februari lalu di Mulia Puncak Jaya, senjata api jenis SS1 milik Brigadir Syahrul Mahulau dirampas oleh orang tak dikenal.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ