VIVAnews - Satu orang tewas dalam penggerebekan teroris di Pamulang. Kabar santer beredar, pelaku yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang adalah teroris kelas kakap, Dulmatin.
Informasi yang beredar, Dulmatin tewas dalam penggerebekan Detasemen Khusus 88 di Toko Multiplus, Komplek Ruko Pamulang Square, Tangerang, Banten, Selasa 9 Maret 2010.
Belum ada keterangan resmi dari Markas Besar Polri terkait kepastian nama Dulmatin yang diduga tewas dalam penggerebkan di Pamulang. Tetapi, Kepala Detasemen Khusus 88 (Densus) Brigadir Jenderal Tito Karnavian mempertegas pelaku Pamulang terkait Aceh.
"Iya, dia biang keroknya yang kirim orang ke Aceh," kata Tito Karnavian dalam pesan singkatnya. "Itu nama besar," kata dia lagi.
Sebelumnya, Manajer Multiplus, Rinda, mengatakan, sebelum Densus melakukan penggerebekan, Multiplus kedatangan tamu seorang laki-laki berjenggot. Dia mengenakan jaket hitam. Usianya sekitar 30-40 tahun.
"Dia langsung main di lantai 2, bilik nomor 9. Setelah tamu itu masuk, 10-15 menit kemudian masuk Densus. Sempat terdengar tembakan tiga kali," kata Rinda.
ismoko.widjaya@vivanews.com