VIVAnews - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin tersangka teroris yang ditangkap di Aceh Besar tidak terkait dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut Kalla, kebetulan saja terungkap kasus teroris itu di Aceh.
"Panasnya lain, bukan masalah GAM. Itu masalah tempat saja," ujar Jusuf Kalla disela-sela diskusi yang digelar Soegeng Sarjadi Syndicate di Hotel For Seasons, Jakarta, Selasa 9 Maret 2010.
Menurut Kalla, camp latihan yang diuber polisi itu sama dengan yang ada di Jawa Tengah dan Poso. "Ini pindahnya ke sana. GAM tidak ada," tuturnya.
Kalla pun menilai langkah polisi sudah benar. "Polisi harus bertindak keras," kata mantan wapres itu.
Kontak senjata antara kepolisian dan kelompok yang diduga teroris terjadi di Desa Bayu Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem Aceh Besar, Kamis 4 Maret 2010.
Polisi berhasil menangkap belasan tersangka, sedangkan tiga lainnya tewas saat penggerebekan.
Selain itu, polisi juga menangkap tersangka pemasok senjata jaringan tersangka teroris di Aceh ini di DKI Jakarta.