Nasional

Kapolri: Teroris Aceh Tidak Terkait GAM

Kapolri menambahkan, polisi juga sudah membekuk dua pemasok senjata kepada jaringan Aceh.

Senin, 8 Maret 2010, 10:00 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Polri telah menangkap 15 orang dalam penyerbuan lokasi yang diduga sarang teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Polri memastikan jaringan teroris ini tidak terkait sama sekali dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

"Tidak ada kaitannya dengan GAM. ini murni kelompok teroris," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, di Jakarta, Senin 8 Maret 2010.

Kapolri menambahkan, polisi juga sudah membekuk dua pemasok senjata kepada jaringan teroris Aceh. Dua pemasok itu diciduk di luar Aceh. Maka itu, polri mengembangkan kasus teroris Aceh ini di luar daerah Serambi Mekkah itu.

"Ditangkap di Jawa Barat dan Jakarta," ujar Bambang Hendarso. Operasi pengepungan ini menewaskan tiga polisi, yakni Brigadir Satu Boas Maosiri alias Boy, Brigadir Dua Darmansyah, dan Brigadir Dua Hendrik Kusumo.

Kontak senjata antara kepolisian dan kelompok yang diduga teroris terjadi di Desa Bayu Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem Aceh Besar, Kamis 4 Maret 2010.

Polisi berhasil menangkap 15 tersangka. Sebanyak 14 tersangka ditangkap dalam keadaan hidup dan satu tersangka berinisial AB tewas tertembak karena melakukan perlawanan.

Keempat belas tersangka yang ditangkap dalam keadaan hidup itu berinisial YZ, SAS, ZN, NR, SA, HL, HB, NK, AK, DS, AF, AN, HB, dan DS.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ