Nasional

Pemasok Senjata Teroris Aceh Dibekuk di DKI

Kapolri tidak menyebutkan kapan kedua pemasok senjata tersebut ditangkap.

Senin, 8 Maret 2010, 09:50 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Kapolri Memperlihatkan Korban Tewas Penyergapan Teroris di Solo : Urwah (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Polri telah menangkap dua tersangka pemasok senjata kepada kelompok teroris di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kini, polri terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap aliran pasokan senjata ini.

"Ditangkap di Jawa Barat dan Jakarta," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, di Jakarta, Senin 8 Maret 2010.

Namun demikian, Kapolri tidak menyebutkan kapan kedua pemasok senjata tersebut ditangkap. Dia juga tidak mengungkapkan jenis dan asal senjata yang dipasok oleh kedua tersangka itu.

"Bagaimana nanti akan kita jelaskan secara utuh," kata Bambang Hendarso. Menurut dia, tim di lapangan terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap jaringan teroris ini.

Penyelidikan juga diarahkan kepada jaringan di luar Aceh. Operasi kelompok bersenjata di Aceh menewaskan tiga polisi, yakni Brigadir Satu Boas Maosiri alias Boy, Brigadir Dua Darmansyah, dan Brigadir Dua Hendrik Kusumo.

Kontak senjata antara kepolisian dan kelompok yang diduga teroris terjadi di Desa Bayu Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimuem Aceh Besar, Kamis 4 Maret 2010.

Polisi berhasil menangkap 15 tersangka. Sebanyak 14 tersangka ditangkap dalam keadaan hidup dan satu tersangka berinisial AB tewas tertembak karena melakukan perlawanan.

Keempat belas tersangka yang ditangkap dalam keadaan hidup itu berinisial YZ, SAS, ZN, NR, SA, HL, HB, NK, AK, DS, AF, AN, HB, dan DS.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Wawan-bangga Polri
08/03/2010
Ini baru POLRI kita...Ha..ha..salut dan semangat terus...!! saya yakin klo sdh berhadapan dg teroris...pasti disiikaatt dan hasilnya membanggakan...!! asal jangan berhadapan dg Anggodo saja...he..he..!!
Balas   • Laporkan
bambang wb
08/03/2010
Kalau menyangkut nyawa polisi dan harkat martabatnya mana mau Komnas HAM mengurusinya.
Balas   • Laporkan
sumardi
08/03/2010
ayo polri.....sikat teroris, dimanapun mereka berada ditanah air ini, janganterpengaruh kalau ada yg teriak2 HAM...........daripada tertembak duluan, lebih baik sikattttttttttttt.
Balas   • Laporkan
Mahfud, S.H.
08/03/2010
Maju Terus POLRI Yang namanya teroris pasti menghalalkan segala cara Yang menghalakan segala cara pasti melawan hukum Yang melawan hukum adalah lawan POLRI dan rakyat madani Oleh karena itu, maju terus POLRI dalam membasmi teroris, kami rakyat dibelakang
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ