Nasional

Ditemui Tara, Jimly Di-SMS Anand Khrisna

Kala para wanita yang mengaku korban itu bercerita pada Jimly, masuk SMS Anand Khrisna

Kamis, 25 Februari 2010, 18:40 WIB
Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam
Jimly Asshiddiqie (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Sejumlah wanita yang mengaku korban pelecehan seksual Anand Khrisna menemui Dewan Pertimbangan Presiden. Mereka diterima dua anggota Wantimpres, Jimly Asshiddiqie dan Meutia Hatta.

Menariknya, saat para wanita yang termasuk salah satunya Tara Pradipta Laksmi ini membeberkan dugaan pelecehan seksual yang mereka alami, Jimly mendapatkan pesan singkat dari Anand Khrisna.

"SMS Anand ini mengasih tahu bahwa semuanya itu hanya black campaign dan merupakan character assasination dan menyatakan siap melakukan proses hukum," kata Jimly menceritakan kembali isi SMS Anand kepadanya. "Kita pun siap menghadapinya dengan kuasa hukum," kata Jimly menyitir kembali isi SMS.

Meski demikian, Jimly menyatakan mengapresiasi kehadiran para wanita yang mengaku menjadi korban ini. Jimly menyatakan, Wantimpres tidak bisa terlibat masalah ini. Namun "karena tak ada alasan menolak, ya kami terima. Tak perlu menutup diri dari keinginan orang menyampaikan aspirasi," ujarnya. "Sepertinya ini menunjukkan masyarakat percaya lembaga ini, di tengah-tengah masyarakat jenuh dengan penegak hukum."

Mereka lalu membeberkan kisah yang mereka alami selama berguru pada Anand Khrisna. "Mereka juga sempat tadi membuka beberapa rekaman," kata Jimly.

Namun Jimly mengatakan kepada para wanita itu, Wantimpres bukan lembaga penegak hukum. "Kami sarankan mereka lalui saja proses hukum," kata Jimly pada pertemuan Kamis 25 Februari 2010 itu. "Saya malah sarankan temui juga menteri terkait masalah hukum."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau