Nasional

Pengawal Anand Larang Wartawan Dekati Bosnya

Anand hari ini meluncurkan bukunya yang ditujukan kepada anak-anak muda.

Kamis, 25 Februari 2010, 16:27 WIB
Umi Kalsum
Anand Krishna (www.anandkrishna.org)

VIVAnews - Tokoh Spiritual Anand Krishna tak mau berkomentar banyak tentang semua pertanyaan media yang mencoba mengkonfirmasi dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan mantan muridnya, Tara Pradipta Laksmi

Dengan pengawalan yang cukup ketat, Anand yang hari ini meluncurkan buku berjudul "Youth Challenges and Empowerman" menuju ke mobil Honda CRV DK 435 AR yang memang sudah menunggunya.

"Hei...yang sopan, jangan dorong-dorong, minggir-minggir," kata salah satu pengawalnya yang berpakaian batik sambil mendorong-dorong dan menghalangi wartawan mendekati bosnya, Kamis, 25 Februari 2010.

Mereka menjaga ketat Anand agar tidak bisa didekati wartawan, dan langsung membawa pria berambut putih itu ke mobilnya.

Sebelumnya di sela-sela acara, Anand Krishna sempat menyanjung Santi Sastra yang saat itu bertindak sebagai moderator acara. "Saya didampingi moderator yang sangat cantik. Boleh nggak saya bilang cantik ke kamu, nanti dibilang pelecehan lagi," katanya sambil tertawa dan mendapat tepukan keras dari ratusan peserta yang hadir.

"Lalu kalau saya bilang I Love You Angel, apa saya juga dikatakan melakukan pelecehan," lanjut Anand.

Santi Sastra yang mendapat sanjungan dari Anand Krishna, hanya tersenyum dan mengangguk, "Ya, nggak apa-apa," ujarnya dengan suara yang pelan.

Acara peluncuran buku Anand Krishna ini cukup meriah dengan penampilan penyanyi Trie Utami.

Selain itu, acara tersebut mendapat pengawalan cukup ketat dari aparat kepolisian setempat. Bahkan sejumlah pegawai yang bertindak sebagai 'pengawal' Anand dilengkapi dengan alat komunikasi layaknya paspampres yang mengawal presiden.

Anand dilaporkan Tara dan tiga mantan muridnya atas dugaan pelecehan seksual.

Laporan : Dewi Umaryati | Bali



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Terima
01/03/2010
Dalam setiap acara besar seperti peluncuran buku itu,mengundang banyak orang kita selalu menyewa HT untuk kelancaran seluruh acara. Kita selalu berkomikasi antar semua seksi: seksi acara,sound sistem dll. Jadi bukan untuk gagah - gagahan spt paspampres. T
Balas   • Laporkan
dekbukit
25/02/2010
saya juga liat tadi dan wartawan memang tidak sopan, dorong-dorong dsb...nya memang sudah tidak punya etika lagi kayaknya....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau