VIVAnews - Ketua Mahkamah konstitusi Mahfud MD acungi jempol pada media massa yang ramai memberitakan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Konten Multimedia.
"Itu bagus saya senang media meramaikan itu," kata Mahfud kepada wartawan, Selasa 23 Februari 2010. Lebih lanjut Mahfud mengatakan bahwa saat ini banyak lembaga yudikatif yang sakit.
Mahfud membandingkan dengan zaman pemerintahan Presiden Soeharto yang semua hal serba diatur.
Terkait RPM Konten itu sendiri Mahfud mengatakan barangkali awalnya niat tersebut baik. "Namun jalan keluarnya salah," kata guru besar Fakultas Hukum UII ini.
Dia mengatakan, apabila perkerjaan seorang pejabat dinilai tak beres, media bisa saja mengkritisi. "Bukan hanya kerjaan pak Tifatul (Sembiring/Menteri Komunikasi dan Informatika). Kalau kerjaan saya nggak benar, dihantam saja," kata dia di Mahkamah Konstitusi.