Nasional

Polisi Tewaskan Warga Saat Penyisiran Teroris

Penembakan terjadi saat dimana polisi sedang menyisir lokasi persembunyian teroris

Selasa, 23 Februari 2010, 14:03 WIB
Amril Amarullah
Penyerbuan Polisi ke Tempat Teroris di Mojosongo, Solo (AP Photo)

VIVAnews -- Penangkapan kelompok teroris oleh Polres Aceh Besar, Selasa 23 Februari 2010 menimbulkan korban jiwa dari warga sipil. Tanpa sengaja polisi telah menewaskan warga bernama Kamarudin (37 tahun) dan melukai anak kecil, Suheri (14 tahun).

Kapolda Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Irjen Pol. Aditya Warman membenarkan aksi penangkapan telah menewaskan seorang warga sipil. "Benar satu warga sipil tewas tertembak dan satu anak kecil mengalami terluka," katanya kepada wartawan.

Kronologis penembakan terjadi saat dimana polisi sedang menyisir lokasi persembunyian teroris, tiba-tiba melintas pengendara motor yang ditumpangi korban bersama seorang anak kecil.

"Saat itu korban membawa senjata angin, karena gelap tim mengira itu senapan serbu, saat ditegur dia malah melarikan diri, akhirnya kami tembak," ujar Kapolda.

Kamarudin dipastikan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara Suheri (anak kecil) mengalami luka-luka dan saat ini sudah dalam perawatan Rumah Sakit Bayangkhara Banda Aceh.

Sementara Penangkapan itu sendiri berlangsung sekitar 14 jam. Polisi mulai bergerak Senin siang usai salat dzuhur hingga pukul 04.00 WIB, Selasa 23 Februari 2010.

Sempat terjadi baku tembak saat itu, namun hanya tiga orang yang berhasil ditangkap. Polisi kini masih melakukan penyisiran di kawasan tersebut.

Laporan: Muhammad Riza | Aceh



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
INDRA
02/03/2010
wah sangat di sayangkan kenapa si warga sipil harus jadi korban lagi kasian, apa pun alasanya tetep anggota polisi itu salah dan harus di hukum yang berat, apa lg sampe ngelukain anak kecil, apa oknum polisi itu ga bisa melumpukan saja ga harus sampe mati
Balas   • Laporkan
INDRA
02/03/2010
wah sangat di sayangkan kenapa si warga sipil harus jadi korban lagi kasian, apa pun alasanya tetep anggota polisi itu salah dan harus di hukum yang berat, apa lg sampe ngelukain anak kecil, apa oknum polisi itu ga bisa melumpukan saja ga harus sampe mati
Balas   • Laporkan
INDRA
02/03/2010
wah sangat di sayangkan kenapa si warga sipil harus jadi korban lagi kasian, apa pun alasanya tetep anggota polisi itu salah dan harus di hukum yang berat, apa lg sampe ngelukain anak kecil, apa oknum polisi itu ga bisa melumpukan saja ga harus sampe mati
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ