Nasional

Loreng Malaysia Ditemukan di Lokasi Teroris

Polisi mengetahui setelah menemukan sejumlah barang bukti di lokasi penangkapan.

Selasa, 23 Februari 2010, 13:37 WIB
Amril Amarullah
Penggerebekan Teroris di Ciputat (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews -- Polda Nangroe Aceh Darussalam (NAD) meyakini tiga orang yang di tangkap Polres Aceh Besar, adalah kelompok jaringan teroris, yang diduga kuat terkait kelompok Imam Samudera dan Noordin M Top.

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti seperti buku berjudul 'Mimpi Suci Dibalik Jeruji Besi' karangan Al Gufron dan pakaian loreng motif Malaysia, dilokasi penangkapan di Kecamatan Kuta Malaka, daerah kawasan Janto arah Gempang, seperti ditemukannya

"Bukti yang kami peroleh yakni buku Al Gufron berjudul mimpi suci dibalik jeruji besi dan pakain loreng Malaysia," kata Kapolda NAD Irjen Pol. Aditya Warman kepada wartawan di Aceh, Selasa 23 Februari 2010.

Namun demikian, Polda masih akan melakukan koordinasi dengan Mabes Polri untuk memastikan mereka adalah kelompok jaringan Imam Samudera dan Noordin M Top.

"Arah kesana memang ada kalau mereka itu kelompok Imam Samudera dan lainnya tetapi kami masih melakukan koordinasi ke Mabes Polri, belum bisa dipastikan," ujar Kapolda.

Menurutnya, tiga orang yang berhasil ditangkap adalah orang-orang yang mengorganisir masyarakat untuk dididik sebagai pasukan jihad, sejak bulan September 2009 atau sekitar lima bulan yang lalu.

Sementara penangkapan itu sendiri berlangsung sekitar 14 jam. Polisi mulai bergerak Senin siang usai salat dzuhur hingga pukul 04.00 WIB, Selasa 23 Februari 2010.

Sempat terjadi baku tembak saat itu, namun hanya tiga orang yang berhasil ditangkap. Polisi kini masih melakukan penyisiran di kawasan tersebut.

Laporan: Muhammad Riza | Aceh



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ