VIVAnews - Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum akan menggelar pertemuan rutin dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai Maret mendatang. Sekretaris Satgas, Denny Indrayana mengatakan pertemuan akan membahas pembenahan sistem pemberantasan korupsi.
Penataan sistem, lanjut Denny, perlu dilakukan agar lebih efektif dan menimbulkan efek jera. Salah satu caranya, Denny mengusulkan, dengan membentuk forum komunikasi pemberantasan mafia hukum.
Menurut Denny, cara berkomunikasi seperti ini pernah dilakukan di masa lalu. Dia mengimbau forum ini diefektifkan lagi dengan frekuensi teratur secara rutin. "Forum dikoordinasikan antara Satgas, KPK, pengawas internal dan eksternal lembaga hukum," ujar Denny usah menemui pimpinan KPK di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin, 22 Februari 2010.
Satgas dibentuk akhir 2009 dan akan bekerja selama dua tahun untuk menghilangkan sumbatan dalam proses penegakan hukum. Wilayah kerja Satgas meliputi seluruh aparat penegak hukum yang berpotensi melakukan mafia hukum.
Program pemberantasan mafia hukum merupakan program jangka panjang meskipun menjadi program prioritas dalam Program 100 hari pemerintahan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah membuka Kotak Pos 9949 Jakarta 10000, kode GM, Ganyang Mafia sebagai wadah pelaporan makelar kasus.