Nasional

Penodaan Agama, MUI Ancam Turun ke Jalan

Bersama sejumlah ormas Islam di Jatim akan turun ke jalan bisa pemerintah tak bertindak.

Kamis, 18 Februari 2010, 07:17 WIB
Amril Amarullah
Buku aliran sesat (Ahmad Zahrir Ridlo | Surabaya Post)

VIVAnews -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim dan sejumlah ormas Islam mengancam melakukan demo 'turun jalan' jika dilakukan pencabutan Penetapan Presiden RI No. 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan dan Penodaan Agama.

"Jika MK memutuskan melakukan pencabutan, kedaulatan NKRI bisa goyang. Karena itu MUI Jatim menolak keras rencana pencabutan itu," kata Ketua MUI Jawa Timur Abdussomad Buchori di kantornya, 17 Februari 2010.

Bersama sejumlah ormas Islam di Jatim pihaknya mengancam akan turun ke jalan melakukan aksi. "Kami akan turun ke jalan, menentang itu," katanya.

Peringatan keras itu dilakukan menyusul rencana sejumlah LSM dan komponen lain yang mendesak dilakukan pencabutan Perpres 1 Tahun 1965. "Jangan menuruti sejumlah LSM, kelompok perorangan atau pihak manapun yang mendesak melakukan penghapusan itu. Jika itu dilakukan, penodaan agama akan terus saja terjadi dan pelakunya luput dari jeratan hukum," lanjut Abdussomad Buchori.
 
Sementara soal nikah sirih, pihaknya sejak lama telah membicarakan hal itu. MUI Jatim mengaku setuju jika diharamkan. Dengan catatan jika nikah sirih itu lebih banyak menimbulkan kemudzaratan. Dilanjutkan, nikah siri tidak dilarang dengan alasan mengurangi perzinahan.

Dia mencontohkan nikah sirih yang dipersoalkan adalah perkawinan warga asing dengan wanita Indonesia. "Jika orang asing itu dengan begitu saja meninggalkan istri sirihnya, yang kemudian memiliki anak dari hasil pernikahan itu bagaimana?," itu kan perbuatan mudzarat," terangnya.

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
jeyus
18/03/2010
@akbar kalo samapai uu ini dipermasalahkan keyakinan eloe yg pertama ane hina
Balas   • Laporkan
chusnu
19/02/2010
Penodaan agama terjadi karena ide baru yang dibawa masih mengaku dalam agama tertentu, misal kalau membuat aliran baru ya tidak usah dinamakan Islam. ketika mengaku sebagai agama islam, ya pasti akan ada resistensi dari pemeluk agama islam yang mengerti b
Balas   • Laporkan
gemblunk
18/02/2010
uneg2....l tiap lahirnya agama/aliran/sekte baru akan selalu menimbulkan penodaan bagi ahama/aliran/sekte sebelumnya. contoh: lahirnya islam, penodaan ke agama kristian, karena bla...bla; lahirnya agama kriatian, menimbulkan penodaan ahama yahudi, krn bla
Balas   • Laporkan
Dwi Santoso
18/02/2010
@akbar: Apakah kamu sudah pernah ke neraka? hehehe. Perihal nikah siri yang dianggap oleh pemerintah sebagai hal yang memberikan banyak mudharat (bukan mudzarat) daripada manfaat memang benar. Stop! Koq benar? Karena nikah siri telah disalahgunakan. Menga
Balas   • Laporkan
Mesiah
18/02/2010
Bung Akbar, hati2 kalo komentar. Anda sudah menghina ulama, pemimpim agama umat Islam. Kalau anda pengin perang agama di Indonesia, saya yang pertama ikut berjihad.
Balas   • Laporkan
akbar
18/02/2010
para petinggi MUI, ke neraka saja kau
Balas   • Laporkan
tuti
18/02/2010
setuju.......................
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ