Nasional

Marak Perselingkungan di Kalangan PNS

Berkas kasus perselingkuhan di dalam SKPD meningkat.

Rabu, 10 Februari 2010, 10:27 WIB
Amril Amarullah
Pasangan Kencan (doc. Corbis)

SURABAYA POST -- Bupati Sampang, Noer Tjahja, prihatin dengan maraknya kasus selingkuh di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Sampang. Dari 70 kasus yang terjadi, yang paling banyak adalah kasus perselingkuhan.

“Saya tidak akan menolerir PNS yang indispliner maupun berselingkuh. Jika terbukti saya tidak segan memberi sanksi tegas berupa pemecatan,” tegas Noer Tjahja, Rabu (10/2).

Dia mengaku sering menandatangani berkas kasus perselingkuhan yang terjadi di dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal itu, menurut Noer Tjahja, membuktikan etika maupun moral pegawai sangat rendah, sehingga harus dilaksanakan penggemblengan mental dan rohani dengan pendalaman agama agar tren selingkuh di kalangan PNS dapat diredam.

“Tidak hanya sikap disiplin yang menjadi perhatian serius dalam membangun pemerintahan, tetapi etika dan moral juga penting,” katanya.

Noer Tjahja meminta PNS benar-benar menerapkan budaya displin. Kunci keberhasilan pembangunan, kata dia, tidak hanya ditentukan besarnya potensi sumber daya alam (SDA), tetapi juga sumber daya manusia (SDM).

“Masyarakat Madura memang memiliki watak keras, namun tidak pernah putus asa dan pantang menyerah serta kompetitif dan berdisiplin tinggi, sehingga banyak yang berhasil ketika merantau. Jadi budaya Madura yang positif itu harus melekat dalam pribadi PNS, “ kata Noer Tjahja.

Laporan: Ahmad Hairuddin



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Selingkuh adalah HAM. HAM dimiliki setiap manusia apapun jenis dan statusnya. So, kenapa musti ribut gitu loh.. loh..loh...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ