Nasional

3 Tahun Berdiri, Puskesmas Terancam Ambruk

Pihak puskesmas hanya bisa melakukan antisipasi agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Selasa, 9 Februari 2010, 10:20 WIB
Amril Amarullah
Puskesmas Junrejo yang berdiri 3 tahun silam (Zainul Arifin | Surabaya Post)

SURABAYA POST - Puskesmas Junrejo di Kota Batu yang baru dibangun tiga tahun lalu terancam ambruk. Pasalnya, bangunan belakang puskesmas sudah retak-retak mulai dari lantai I hingga lantai II sepanjang kurang lebih 8 meter.

Kepala Puskesmas Junrejo, Dokter Rudi Yudiantoro, Selasa (9/2) mengatakan, keretakan sudah terjadi setahun terakhir ini. Puskesmas sudah melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, namun masih belum ada respon karena keterbatasan anggaran.

”Dinkes sudah melakukan survei, tapi menurut Dinkes hingga saat ini masih belum ada alokasi anggaran untuk renovasi,” jelas Rudi.

Pihak puskesmas hanya bisa melakukan antisipasi agar tidak menimbulkan korban jiwa, yakni dengan mengosongkan beberapa ruangan antara lain toilet, ruangan praktik poli gigi, ruangan tunggu poli gigi dan ruang serba guna.

Langkah ini diambil karena kondisi kerusakan sudah parah. Jika perbaikan tidak segera dilaksanakan, hal ini akan mengancam keselamatan pasien atau pegawai puskesmas.

”Kita berharap pengajuan anggaran perbaikan terealisasi agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” tutur Rudi.

Keretakan bangunan puskesmas dan bagian atapnya ini juga terlihat di bangunan balai Desa Junrejo yang berada disamping puskesmas. Beberapa bagian gedung balai desa sudah patah hingga mengakibatkan plafon ambrol dan dindingnya rontok dengan sendirinya.

Secara terpisah, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Junrejo, Dayat mengatakan bangunan Puskesmas Junrejo itu kini kondisinya memprihatinkan. Bangunan yang berdiri diatas tanah bekas milik pemerintah desa itu sudah rusak satu tahun lalu, namun tidak ada langkah nyata dari pemerintah.

”Perwakilan warga Junrejo sudah seringkali melaporkan kerusakan puskesmas ini kepada pemkot Batu, hanya saja belum ada langkah dari pemerintah,” jelas Dayat.

Dia sendiri menyayangkan kerusakan yang terjadi di puskesmas ini. Padahal bangunannya sendiri baru saja berdiri, namun sudah rusak parah. Pemerintah desa (Pemdes) Junrejo berharap Pemkot Batu berhati-hati bila menunjuk rekanan dalam pembangunan proyek. Pasalnya, muncul dugaan banyak bangunan dengan kualitas yang jelek di Kota Batu

Laporan: Zainul Arifin

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ