SURABAYA POST - Satpol PP Jombang membersihkan spanduk-spanduk yang menghujat Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang bertebaran di sepanjang ruas jalan KH Hasyim Asyari dan Irian Jaya di Jombang. Petugas megamankan sedikitnya 8 spaduk.
Sehari menjelang 40 hari wafatnya Gus Dur, di sepanjang ruas jalan Hasyim Asyari dan Irian Jaya Kec. Diwek Jombang muncul berbagai spanduk tak berizin. Spanduk berukuran 0,5 X 3 meter itu di antaranya bertuliskan “Gus Dur aja Ditipu Apalagi Rakyat”, Muhaimin Durhaka Kepada Gus Dur.”
Tak satupun warga di wilayah itu mengetahui identitas orang yang memasang spanduk liar itu. Polri maupun Sat Pol PP pun berusaha mencari tahu siapa orang yang bertanggungjawab memasang spanduk tadi, namun tak berhasil. Akhirnya Polri dan Satpol PP Pemkab Jombang memutuskan untuk menertibkan spanduk itu.
Koordinator Posko Arus Bawah Pro Gus Dur, Ikhsan Efendi mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu tentang pemasangan spanduk itu.
Kepala Kantor Satpol PP Jombang, Nawi Setijanto, mengatakan, salah satu alasan pembersihan spanduk bernada provokatif itu adalah masalah perizinan.
Menurut Nawi, puluhan spanduk pro Gus Dur itu tidak berijin. Selain itu, penertiban itu dilakukan karena kabupaten Jombang siap menghadapi penilaian piala Adipura. “Tidak benar jika penertiban itu didasarkan faktor politik,” kata Nawi.
Laporan: Bambang Sujarwanto