Nasional
Rekening Bertambah Rp13 Triliun

Bank Mandiri Pernah Minta Alimin Tutup Mulut

Alimin pernah diminta Bank Mandiri untuk tidak menyebarkan masalahnya ke masyarakat.

Selasa, 9 Februari 2010, 06:43 WIB
Amril Amarullah
Gedung Bank Mandiri (VivaNews/ Nur Farida)

VIVAnews -- Haji Alimin, seorang petani Pare-pare kini menjadi buah bibir, setelah rekening miliknya di Bank Mandiri bertambah hingga Rp 13 triliun. Dalam proses itu, pria berusia 63 tahun itu mengaku pernah didatangi oleh pihak Bank Mandiri agar tidak menyampaikan ke masyarakat.

"Saya didatangi sebanyak tiga kali. Saya lupa waktunya, tapi mereka datang pas setelah saya mengetahui adanya penambahan Rp 13 triliun di nomor rekening saya," tutur Haji Alimin kepada VIVAnews, semalam.

Menurut Alimin, pihak Bank Mandiri mendatangi rumahnya di Jl Gunung Tolong no 21, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, guna meminta Alimin agar tidak menceritakan persoalan tersebut ke masyarakat umum. Dikatakan Alimin, Bank Mandiri saat itu meminta agar dirinya dan pihak Bank saja yang mengetahui ini.

Alimin mengatakan, pihak Bank Mandiri yang datang kerumahnya sempat menyinggung, jika persoalan tersebut bocor, maka akan mengganggu nama baik Bank Mandiri serta akan berpengaruh pada pekerjaannya.

"Saya juga tidak tahu maksudnya. Tapi intinya begitu dan saat itu juga dia (pihak Mandiri) berjanji akan memperbaiki rekening saya," tambah Alimin lagi.

Alimin, yang saat ini berumur 63 tahun adalah seorang petani biasa. Warga Jl. Gunung Tolong, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Pare-pare ini menjadi perbincangan banyak orang, setelah tabungannya membengkak menjadi Rp 13 triliun.

Pihak Bank Mandiri sendiri mengakui ada kekeliruan pada saat input data. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Sukoriyanto,  menjelaskan bahwa kesalahan terjadi saat input data yang seharusnya Rp 1,3 juta menjadi Rp 13 triliun. "Terpencet dua kali," kata dia kepada VIVAnews, Minggu 7 Februari 2010.

Namun, Sukoriyanto memastikan bahwa kasus ini langsung diselesaikan sesaat setelah kekeliruan itu. Manajemen Bank Mandiri di Parepare sudah pula bertemu Alimin di rumahnya. Pertemuan berlangsung dua kali, awal tahun 1999.

Setelah pertemuan itu, kasus ini sudah tuntas. Jadi tidak ada masalah lagi. Berikut penjelasan Bank Mandiri soal kasus ini.

 

 

Laporan: Rahmat Zeena | Makassar

• VIVAnews
Rating
Komentar
Budi Set
09/02/2010
Kasirnya kena parkinson kali ya...jadi pencet nolnya kelamaan.
Balas   • Laporkan
Bang Belum Mandiri
09/02/2010
membengkaknya jauh,. sangat mencurigakan! salah ketik kok bs sampe digitnya segitu.. diusut yg bener dung, takutnya ini kayak kasus Bali..atau ada sesuatu dibaliknya
Balas   • Laporkan
Jilbab Bidadari
09/02/2010
Untung yang punya rekening pak tani yang jujur makanya aman dananya, tetapi hal seperti ini semestinya tidak terjadi
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ