VIVAnews - Pihak Rumah Sakit Husada Jakarta menyatakan istri Nasrudin Zulkarnain telah pulang dari perawatan. Dalam daftar pasien, Rani tercatat menjalani operasi usus buntu.
"Rani sudah pulang kemarin," kata dokter yang merawat Rani, Taufik Siauw di RS Husada, Jakarta, Minggu 7 Februari 2010.
Menurut sumber di Rumah Sakit Husada, kemarin Rani sempat dijenguk oleh orang tuanya. "Kemarin Rani dijenguk kedua orang tuanya. Bapaknya beruban, memakai peci haji, ibunya memakai jilbab," kata sumber itu.
Sebelumnya, sumber VIVAnews mengatakan, Rani menderita usus buntu dan terpaksa harus dioperasi. Rani ditempatkan di ruang perawatan yang ada di lantai 6. "Sejak pertama masuk, ruangannya dijaga ketat aparat polisi," kata sumber tersebut, Sabtu 6 Februari 2010.
Tidak hanya itu, untuk 'mengamankan' Rani, aparat meminta Rani dirawat di ruangan paling pojok. Namun karena banyaknya aparat yang berjaga-jaga sempat menimbulkan tanda tanya tentang siapa yang dirawat di ruangan itu.
Kondisi Rani yang sempat menjadi saksi dalam persidangan terdakwa pembunuh Nasrudin, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar, kini dikabarkan sudah mulai membaik.
Nama Rani mencuat dalam kasus Nasrudin, karena diduga menjadi pemicu pembunuhan pada Nasrudin. Rani yang pernah menjadi caddy di Padang Golf Modernland 'kepergok' berada di sebuah kamar Hotel Grand Mahakam bersama Antasari, sehingga memicu kemarahan Nasrudin.
Direktur BUMN ini pun lantas mengancam akan menyebarkan perbuatan Antasari yang berduaan dengan istrinya ke publik. Kasus ini kemudian memicu pembunuhan berencana terhadap Nasrudin. Jaksa menuntut Antasari dengan hukuman mati.
Namun dalam persidangan, Antasari menilai Nasrudin dan Rani telah menjebaknya. Ia meminta peran Rani dan untuk siapa perempuan ini bekerja ditelisik lebih jauh.