Nasional
40 Hari Wafatnya Gus Dur

Ratusan Warga NU Bali Serbu Jombang

Mantan Presiden Gus Dur wafat setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit 30 Desember.

Sabtu, 6 Februari 2010, 18:26 WIB
Ismoko Widjaya
Makam Gus Dur diberi pembantas  

VIVAnews - Ratusan warga Nahdatul Ulama (NU) yang ada di Bali berangkat ke Jombang, Jawa Timur hari ini. Mereka berniat mengikuti doa bersama terkait peringatan 40 hari wafatnya KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.

Ketua rombongan sekaligus pengurus cabang NU Denpasar, H Syafii Abdullah mengatakan, keberangkatan mereka memang sudah direncanakan lama. Rombongan ini terdiri dari pengurus ranting daerah. Mereka berangkat bersama dari Pelabuhan Gilimanuk.

"Memang rencananya kalau 40 harinya Gus Dur ini membuat acara yang berbeda dan tidak dilakukan doa bersama di Denpasar. Akhirnya melalui fasilitasi pimpinan wilayah, semua bisa terlaksana," kata dia, Sabtu, 6 Februari 2010.

Keberangkatan ini langsung dilepas oleh Wakil Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara. 

Acara 40 hari sendiri digelar Minggu malam. "Sebelum ke Jombang, kita masih ada waktu untuk ziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya dan ke Bangil menghadiri Haul KH Sarkawi," ungkap Syafii.

Tentu saja hal ini disambut gembira warga nahdliyin yang ikut serta, bahkan ada yang mengajak istri serta anaknya yang masih kecil.

Saat Gus Dur wafat, warga NU Bali menggelar doa tiga hari, tujuh hari. Tidak sedikit pula yang datang ke Jombang tapi bukan atas nama organisasi melainkan pribadi.

Laporan : Dewi Umaryati | Bali



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dekan
06/02/2010
Saya kira judul di atas kurang cocok..., dengan menggunakan kata "serbu". Sebab kata ini berkonotasi "negatif", padahal yang dimaksud adalah warga NU Bali datang ke Jombang....., saya kira untuk berita yang seperti ini, judul di atas kontrapdoduktif.....m
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ