Nasional

Wapres: di Facebook Jangan Tunjukkan Benci

Atas munculnya sejumlah upaya klaim budaya nasional oleh negara-negara lain.

Sabtu, 6 Februari 2010, 13:55 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Syahid Latif
Boediono (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Wakil Presiden RI Boediono mengimbau kebencian masyarakat Indonesia yang tertuang dalam jaring sosial internet atas munculnya sejumlah upaya klaim budaya nasional oleh negara-negara lain hendaknya diutarakan dengan kata-kata baik.

Wapres menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan salah satu pelajar dalam Silaturahim Wakil Presiden dengan Perwakilan Pelajar SMA Negeri 3 Semarang dan Perwakilan Pelajar sekota Semarang , di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 26 Februari 2010. "Kalau di Facebook tolong jangan tunjukan kebencian, cukup menunjukan bahwa budaya itu milik kita dengan bahasa yang baik-baik," ujarnya.

Menurut Boediono, ucapan yang santun dan halus tersebut diharapkan bisa membuat negara-negara yang bermaksud mengambil budaya-budaya nasional akan berpikir ulang. Lebih jauh, masyarakat juga diminta untuk menjaga warisan-warisan budaya nasional.

"Kalau marah, iri, dan benci itu nantinya akan menjadi beban sendiri. Kalau saya sendiri beranggapan tidak usah benci tapi jagalah warisan-warisan yang dimiliki tapi bukan berarti difosilkan," kata dia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Yang wajib menjaga warisan budaya itu siapa pak? generasi muda mengungkapkan kekesalannya di facebook bukan ditujukan untuk negara yg mengklaim, tapi kecewa dengan pemerintahnya sendiri yang menelantarkan budayanya sendiri sehingga diklaim bangsa lain.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ