VIVAnews - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Ito Sumardi hari ini, Jumat 5 Februari 2010 mengumumkan bahwa polisi telah menangkap sejumlah pelaku pembobol ATM.
Salah satunya disebut bernama Andri Setiawan, manajer Bank Danamon. Dia ditangkap di Bandung.
Namun, hal tersebut dibantah pihak Danamon. "Terkait pemberitaan di media, kami sampaikan bahwa Andri Setiawan yang disebutkan bukan karyawan Danamon," kata Public Affairs Head Danamon, Zsa Zsa Yusharyahya dalam rilisnya kepada VIVAnews, Jumat 5 Februari 2010.
"Akan tetapi karyawan perusahaan outsource PT Bangun Daya Insani, dan sejak 28 Oktober 2009 sudah tidak lagi bekerja di Danamon," lanjut Zsa Zsa.
Hal senada sebelumnya juga disampaikan Pimpinan Bank Danamon wilayah Jawa Barat, Arif Setyahadi.
"Saya di Bandung, sampai hari ini tidak ada yang ditangkap," kata dia ketika dihubungi VIVAnews, Jumat 5 Februari 2010.
Jika ada yang ditangkap, lanjut Arif, pasti pihaknya tahu. "Saya agak bingung ada berita tersebut. Apalagi levelnya manajer, masa saya sebagai pimpinannya nggak tahu," kata Arif, yang mengaku sudah mengecek kantor kepolisian setempat.
Sebelumnya, Jenderal Ito mengatakan manajer Bank Danamon bernama Andri Setiawan ditangkap di Bandung pada Jumat, 22 Januari 2010.
Dalam waktu yang bersamaan juga ditangkap komplotan pembobol ATM di Hotel Alia, Petamburan, Jakarta.
Mereka yang ditangkap di Jakarta adalah adalah Deni Iwan, Arif Saifullah, serta Yuda. "Dia terkait di Bali, selama ini kita cari dan dapat di apartemen Petamburan. Salah satunya positif memakai sabu-sabu," tambah Ito.
Baca Juga
Inilah Tempat Makan Paling Maknyus di Jakarta
Ayo Ngobrol dengan Wakil Anda di Senayan
Segala Hal Tentang PIALA DUNIA 2010
• VIVAnews