VIVAnews - Polri memburu empat orang buron yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), yang lari ke luar negeri. Salah satu dari keempat DPO itu adalah warga negara asing.
"Ada empat pelaku sedang kita kejar. Maaf kami belum bisa sampaikan namanya karena bisa menggangu pengejaran," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Jakarta, Jumat 5 Pebruari 2010.
Dengan adanya warga asing yang terlibat ini, kata Edward, polisi akan mengembangkan apakah ada indikasi jaringan pembobol di Indonesia ini terkait jaringan internasional. "Tapi sementara kemungkinan itu bisa saja," kata dia.
Dari data yang diperoleh dari kepolisian, tercatat beberapa inisial DPO. Mereka adalah TC, YC, HEN, AG alias BS, WIL, RON, dan Marinuf yang merupakan warga negara Bulgaria.
Polri merilis hasil pengungkapan jaringan pembobolan ATM. Polri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan itu. Antara lain skimmer, buku tabungan, hard disk, dan uang tunai.
Selain itu, polri juga menunjukkan sembilan tersangka yang ditahan oleh mabes polri. Selain kesembilan tersangka itu, pelaku lainnya ada yang ditahan di Polda.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews