Nasional
Pembobolan ATM

BCA Akui Stafnya Ditahan Polisi

Perseroan mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian (Mabes) yang telah dinilai membantu.

Rabu, 3 Februari 2010, 21:00 WIB
Antique, Eko Huda S, Agus Dwi Darmawan
Gedung BCA (skyscrapercity.com)

VIVAnews - Wakil Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setya Amadja membenarkan adanya satu karyawan BCA yang ditahan pihak kepolisian. Namun demikian, karyawan yang ditangkap itu bukan merupakan pihak yang terlibat dengan kasus pembobolan ATM di Bali.

Jahja menuturkan, ucapan terima kasih kepada Kepolisian (Mabes) yang telah dinilai membantu BCA. "Setelah kami teliti lebih lanjut, memang ada satu karyawan kartu kredit berpangkat supervisor di Bandung yang ditahan pihak Kepolisian," kata Jahja di Jakarta, Rabu, 3 Februari 2010.

Sampai malam ini, informasi yang di dapat Jahja, penahanan tersangka itu sehubungan dengan kasus penggandaan kartu dan pengintipan PIN dengan korban empat orang nasabah.

"Setahu saya, pelaku ini belum dapat dikatakan tersangkut dengan kasus ATM BALI yang heboh itu, karena penyidikan polisi masih berjalan," katanya.

Seperti telah diberitakan, Polri menyatakan telah menangkap oknum pejabat Bank Bank Central Asia (BCA) terkait pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Polri sampai saat ini, masih mengusut apakah oknum BCA yang berinisial 'AS' ini terkait dengan pembobolan ATM di Bali.

"Saya membenarkan ada tersangka dalam kasus lain, sementara ini dalam kasus yang berbeda kasusnya dengan apa yang kita kembangkan di Bali," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Polisi Edward Aritonang, Jakarta, Rabu 3 Pebruari 2010.

Edward mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan keterkaitan oknum pejabat BCA ini dalam kasus yang terjadi di Bali. Namun demikian, kata Edward, polisi masih terus mengembangkan apakah ada hubungannya.

"Tapi benar ada tersangka dari pihak BCA yang sementara ada di dalam. Namun ini masih belum terkait dengan yang di Bali. Tapi dalam kasus-kasus lain seperti data kartu kredit dan sebagainya," kata dia.

Sementara itu, Edward mengatakan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komjen Ito Sumardi mengadakan pertemuan dengan Deputi Presiden Direktur BCA, Jahja Stiaatmaja. Pertemuan itu membahas masalah keamanan dana nasabah yang berada di ATM dan rekening.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ