Nasional

Pemerintah Jangan Asal Beli Alutsista

Seharusnya didahulukan yang memang benar-benar mendesak.

Selasa, 2 Februari 2010, 16:15 WIB
Amril Amarullah, Aries Setiawan
Sukhoi buatan Rusia (indoflyer.net)

VIVAnews -- Departemen Pertahanan (Dephan) diminta jangan asal membeli alat utama sistem senjata (alutsista) tanpa memperhatikan terlebih dahulu proses dan desainnya seperti apa.

Selama ini, pembelian alutsista hanya bersifat projek saja, sebelum dilakukan proses desaian terlebih dahulu dibuat. "Seperti review ulang sistem TNI dan desainnya seperti apa. Jadi tidak bisa mendadak," kata Direktur Program Imparsial, Al Araf, Selasa 2 Februari 2010.

Dia mencontohkan, selama ini pembelian pesawat tempur jenis Sukhoi Rusia dan Tank Prancis tanpa melihat kegunaanya apakah untuk jangka pendek, menengah atau panjang.

Seharusnya, lanjut dia didahulukan yang memang benar-benar mendesak, seperti pesawat angkut, pemantau hutan dan sebagainya.

"Apakah cocok Sukhoi digunakan untuk mantau hutan, pesawat itu cocok untuk perang, artinya negara dalam keadaan perang. Jadi harus ada ukurannya," tuturnya.

Selain itu, Imparsial meragukan kredibiltas Menhan Purnomo Yusgiantoro apalagi Wakil Menhan yang baru (Sjafrie Sjamsoeddin) dalam mendorong proses reformasi pertahanan.

 

• VIVAnews
Rating
Komentar
Komentar asal komentar. LSM yang tdk berbobot dan berkualitas. Dimanapun negara, perlu sebuah pertahanan yg kuat, entah dlm keadaan perang atau tdk. Org bodoh sj tahu, sedia payung sebelum hujan. Jgn sdh hujan baru cari payung. Bodoh...benar-2 bodoh !!!
Balas   • Laporkan
Poerwono
04/10/2010
Untuk kedepan LSM ini untuk masalah ini gak usah ditanyain lagi. Yang jawab sama yang nanya sama sama "cari gosip"
Balas   • Laporkan
arismunandar1967 | 11/10/2010 | Laporkan
Betul !!! Sama-2 bodohnya !!!! Setuju !!!!!
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ