Nasional

Tifatul: Demo Besar, Silahkan Saja

"Gagal, gagal, apanya yang gagal?" kata Tifatul. "Apa dasarnya itu namanya debat kusir?"

Kamis, 28 Januari 2010, 11:09 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Fadila Fikriani Armadita
Demo skandal Bank Century  

VIVAnews - Menteri Tifatul Sembiring mempersilakan adanya demo besar-besaran menyambut 100 hari pemerintahan SBY Boediono.

"Monggo kerso (silakan saja)," kata dia di sela diskusi publik bertajuk 'Penyelenggaraan Ujian Nasional sebagai Alat Evaluasi Keberhasilan Pendidikan' di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis 28 Januari 2010. Menurutnya, Indonesia adalah negara demokrasi dimana orang bebas berdemo.

Hari ini, sejumlah aksi demo di gelar di beberapa daerah untuk menyikapi Program 100 Hari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Khusus di Ibukota, massa mulai memadati sejumlah titik, seperti Istana Presiden dan Wakil Presiden, DPR, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebih lanjut Tifatul mengatakan program yang dicanangkan SBY sudah 100 persen tercapai. Menteri yang hobi berpantun ini pun menjelaskan bahwa usia pemerintahan SBY belum genap 100 hari. "Batasnya kan 2 Februari, bukan hari ini," kata dia.

Sehingga dia mempertanyakan aksi demo yang menuding SBY-Boediono gagal dalam memimpin negara ini. Tifatul mengingatkan bahwa penilaian harus ada ukurannya. "Gagal, gagal, apanya yang gagal?" kata dia. "Apa dasarnya itu namanya debat kusir?"

Khusus di departemen yang dia pimpin, Tifatul mengklaim keberhasilan program 100 hari sudah mencapai 99 persen. "Mudah-mudahan pada hari ke 100 sudah 100 persen."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ