Please install the Flash Plugin
VIVAnews - Butik Armani Exchange di Plaza Indonesia tidak menjual seri yang bergambar mirip Garuda Pancasila. Yang ada, burung elang dari tampak samping lengkap dengan bentangan sayapnya.
"Tidak ada mba, yang paling baru hanya yang ini. Bergambar elang," kata seorang karyawan Armani Exchange yang tidak ingin namanya disebut, di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa 26 Januari 2010.
Toko yang khusus menjual barang-barang Armani edisi casual ini tidak menyuguhkan kaos kontroversi itu. Si penjaga toko juga tidak mengetahui jenis kaos yang ramai diperbincangkan itu.
"Saya tidak tahu. Tahunya ini," kata dia sambil menunjukkan model bergambar kepala elang tampak samping itu. "Kalau barang terbaru di sini, itu biasanya dikirim per dua bulan," tambah dia.
Pantauan VIVAnews, Armani Exchange hanya menjual busana besutan Giorgio Armani yang edisi santai. Ibarat 'edisi casual' Armani banyak dipajang disini.
Sebagian besar yang dilego di Armani Exchange adalah jenis-jenis kaos, kemeja santai, hingga celana jins. Sedangkan, untuk harga termurah kaos bergambar elang tadi adalah Rp 650 ribu. Harga termahal ada yang mencapai Rp 2 juta.
Seperti diketahui, gambar yang diaku sebagai 'Elang versi militer' ini menghebohkan Indonesia. Sebab, 'Elang' versi Armani mirip dengan lambang negara Indonesia, Burung Garuda.
Meski buram, jika diperhatikan dengan jelas, banyak kemiripan lambang di kaos Armani dengan Garuda. Sayapnya juga berjumlah 17. Sementara bulu ekor juga berjumlah 8. Namun bulu di badan agak sulit dihitung karena kabur. Mirip sekali dengan filosofi yang ada pada lambang negara.
ismoko.widjaya@vivanews.com