VIVAnews - Tak terkira derita yang dialami gadis 12 tahun, Ummi Darmianti. Karena penyakit, tubuhnya menjadi sarang ulat.
Tak hanya derita fisik yang dia alami, tapi juga tekanan batin. Penyakit yang menyerang tubuhnya sangat berpengaruh pada pergaulan sosialnya. Ummi merasa minder.
Menurut salah seorang keluarga dekatnya, Asniati, Ummi tahun ini seharusnya sudah duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Tabulahan, Sulawesi Barat. Namun karena penyakitnya, Ummi terpaksa harus tinggal kelas.
"Dia sering tidak masuk sekolah. Utamanya dua tahun terakhir,” kata Asniati kepada VIVAnews, Senin 25 Januari 2010 malam.
Penyakit itu juga yang membuat Ummi harus tinggal kelas pada tahun 2008 lalu. Saat itu ia sudah duduk dikelas lima dan akan naik kelas enam SD, Desa Tarinding, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.
Selain karena penyakit aneh yang dideritanya, Ummi juga jarang masuk sekolah karena malu.
"Ummi sering diejek teman-temannya kasian. Dibilang busuk..., busuk..., lalu mereka tidak mau berteman dengan Ummi. Itu membuat Ummi lebih sering menyendiri di rumah dibanding harus bermain bersama temannya," tambah Asniati.
Saat itu, tambah dia, penyakit Ummi di empat titik sedang parah-parahnya. Yakni di bagian leher, ketiak, dada dan diantara payudaranya. Ketika itu, ulat-ulat sudah nampak dari dua titik luka Ummi, yaitu di dada dan diantara payudaranya.
Penyakit Ummi berawal dari bisul yang tak kunjung sembuh. Karena hanya diobati secara tradisional, bisulnya ditumbuhi ulat. Ulat pun terus berkembang. Setelah dua tahun ulat itu sudah ke mana-mana, dari badan hingga leher.
Mengatahui kisah tragis Ummi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Kesehatan dan Kepala Dinas Mamuju untuk segera mengambil tindakan prioritas kepada Umi. "Kami akan bantu biayanya karena ini khas," kata Presiden, Jumat 22 Januari.
Saat ini, Ummi di rawat di ruang perawatan 1 kamar 2 A, RSUD Mamuju, Sulawesi Barat. Ummi dilaporkan hanya sendiri di ruangan perawatan itu. Ummi sudah dirawat selama tujuh hari, dan kondisinya sudah jauh lebih baik.
Sudah empat hari ini tak ada ulat di tubuh Ummi. Ulat kecil, kurus, yang panjangnya tidak sampai satu centimeter itu, tak lagi menempel di perban yang dikelotok dari kulitnya.
Menurut tim dokter dari RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, Ummi diduga menderita TBC kelenjar yang cukup parah. Untuk memastikan itu, tim dokter telah mengambil sample darah untuk dilakukan pemeriksaan melalui laboratorium. Rencananya, hasil pemeriksaan tersebut akan diumumkan hari ini, Selasa 26 Januari 2010.
Laporan: Rahmat Zeena| Makassar