Nasional

Polri Sulit Ungkap Jaringan Pembobol ATM

"Pelaku utama, tidak mau ngomong. Istrinya juga bungkam. Masak kita pukul dia supaya mau."

Minggu, 24 Januari 2010, 13:22 WIB
Antique, Desy Afrianti
Skimmer yang digunakan pembobol ATM (www.unionbank.com)

VIVAnews - Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengaku penyidik kesulitan mengungkap jaringan F, pelaku utama pembobol dana nasabah melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Pelaku utama, Fransiskus tidak mau ngomong. Istrinya juga bungkam. Masak kita pukul dia, supaya mau bicara," kata Ito saat dihubungi wartawan di Mabes Polri, Minggu, 24 Januari 2010.

Untuk itu, Ito menambahkan, penyidik harus melakukan kloning data dari komputer pelaku dan mengecek data telepon yang keluar. "Sebab, banyak sekali orang yang dia hubungi," tuturnya.

Sementara itu, mengenai banyaknya laporan yang mengaku uangnya hilang di rekening, dia mengatakan bahwa hal itu harus dipastikan terlebih dahulu melalui penyelidikan.

"Ini kan modus lama. Ada beberapa yang dikumpulkan. Mereka mengambil uang tidak setiap hari, jadi belum tentu uangnya disedot," tambah Ito.

Menurut Ito, para pelaku dapat dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 363 KUHP tentang pencurian dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Bisa kena dua-duanya," kata dia.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ