VIVAnews – Karyawan dan tamu Hotel Werda Pura, Jalan Danau Tamblingan, Sanur dibuat kaget dengan temuan satu buah bahan peledak jenis mortir.
Penemuan mortir dengan nomor seri 4/14 1.8.440 dengan tinggi 38 cm, diameter depan 5, diameter belakang 12 cm dan lingkaran 40 cm saat seorang buruh menggali semur tak jauh dari lokasi hotel.
Bahan peledak yang sudah berkarat dan diduga warisan zaman penjajahan ini pun langsung diamankan ke unit gegana Brimob Polda Bali untuk ditindaklanjuti.
Kepala Satuan Brimob Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Ramdani Hidayat belum dapat mengidentifikasi lebih lanjut identitas mortir ini karena kondisi fisiknya yang telah berkarat sehingga tak jelas tulisan yang tertera.
“Mortir ini masih aktif dan mungkin akan kita ledakan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” terang perwira menengah melati dua ini, Minggu, 17 Januari 2010.
Tim gegana pun sudah melakukan penelusuran guna menemukan adanya benda berbahaya lain selain yang sudah ditemukan, namun hasilnya nihil.
“Sterilisasi sudah dilakukan sebelum anggota meninggalkan lokasi,” jelas Ramdani.
Laporan : Dewi Umaryati|Bali