Nasional
Sel Mewah Artalyta

Menkumham Copot Kepala Rutan Pondok Bambu

Kepala Rutan Pondok Bambu Sarju Wibowo akhirnya dicopot.

Selasa, 12 Januari 2010, 11:55 WIB
Ismoko Widjaya, Yudho Rahardjo
Satgas Mafia Hukum di tahanan mewah Artalyta (Antara/MI-Ramdani/Koz)

VIVAnews - Penjara alias Hotel Prode berfasilitas mewah yang diterima terpidana kasus suap Artalyta Suryani berbuntut panjang. Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu Sarju Wibowo akhirnya dicopot.

"Kami menarik Sarju Wibowo yang selama ini menjadi Kepala Rutan Pondok Bambu," kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dalam keterangan pers bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Untung Sugiyono, di Departemen Hukum dan HAM, Jakarta Selatan, Selasa 12 Januari 2010.

Menkumham mengatakan, akan menonaktifkan terlebih dahulu Sarju Wibowo sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal.

"Menunjuk Ibu Catur Budi Patayatin sebagai pelaksana tugas," ujar menteri dari Partai Amanat Nasional ini.

Pencopotan ini bermula dari inspeksi mendadak Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum pada Minggu malam, 10 Januari 2010. Dalam inspeksi yang diikuti Denny Indrayana dan Yunus Husein, menemukan sejumlah fasilitas mewah yang tidak ada di tahanan biasa.

Di ruang tahanan Artalyta Suryani, Satgas menemukan pendingin ruangan alias AC, kulkas, televisi layar datar, dan tempat mandi bola untuk bermain anak.

Bahkan di ruang tahanan lain, Aling, Satgas menemukan ruang khusus karaoke. Umumnya, ruangan tahanan khusus ini lebih besar dan tidak disatukan dengan tahanan lainnya.

Kabar pencopotan ini sebelumnya sudah disampaikan Untung Sugiyono. "Kemungkinan akan dicopot dulu untuk pendalaman masalah ini," kata Untung Sugiyono saat dihubungi VIVAnews, Selasa 12 Januari 2010.

Menurutnya, tujuan pencopotan ini agar Sarju lebih fokus menyelesaikan masalah fasilitas mewah ini. "Tidak berpikir masalah pekerjaan dulu," kata Untung.


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
jeremias
12/01/2010
untung sugiyono yg hrs dipecat....coba ntengok rutan nusakambangan banyak fasilitas mewah disana jg rutan2 kota besar dijawa....siapa yg tanggung jawab
Balas   • Laporkan
hakim
12/01/2010
jgn cuma Ka Rutan, tuh dirjen pemasyarakatan jg. dia aja blg wajar koq fasilitas
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ