Nasional

DPR: Jangan Diskriminasikan Tahanan

Ketua DPR Marzuki Alie meminta keputusan pencopotan Kepala Lapas tidak terburu-buru.

Senin, 11 Januari 2010, 13:31 WIB
Arry Anggadha, Suryanta Bakti Susila
Kamar tahanan mewah Artalyta di Rutan Pondok Bambu (Antara/MI-Ramdani/Koz)

VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat meminta agar tidak ada diskriminasi tahanan. Semua tahanan wajib diperlakukan sama.

"Jangan ada diskriminasi soal tahanan," kata Ketua DPR, Marzuki Alie, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 11 Januari 2010.

Pernyataan Marzuki ini terkait dengan adanya perlakuan khusus yang diterima Artalyta Suryani. Terpidana suap kepada jaksa Urip tri Gunawan itu mendapat ruangan terpisah dengan tahanan lain dengan fasilitas mewah. Ruangan besar, televisi, kulkas, pendingin ruangan, dan meja kantor.

Selain menemukan perlakuan khusus kepada Artalyta, Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum juga menemukan kasus yang sama di blok lain. Aling, terpidana kasus narkotika, bahkan memiliki fasilitas karaoke, televisi, dan ruang lebih besar. Hal yang sama juga terjadi pada tahanan lain, Darmawati, Ines dan Ery.

Saat ditanya apakah Kepala LP Pondok Bambu layak dicopot, Marzuki meminta keputusan pencopotan tidak terburu-buru. "Dilihat dulu, jangan kesalahan di bawah copot di atas," ujarnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
josso_ancuk
11/01/2010
Kalah man kosan gw.... GILAAAAAAAAAAAAAAAAAA..... SUNDUL UP UP UP
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ